Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly
MONITOR, Jakarta – Pemerintah menyatakan jumlah warga binaan kasus narkoba sangat tinggi. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah membangun tiga lapas baru.
Lapas tersebut didirikan di kawasan Nusakambangan, Jawa Tengah. Namun Yasonna menegaskan pembangunan tersebut tidak akan menyelesaikan persoalan kasus narkoba.
“3 Lapas baru sedang kami bangun di kawasan Nusakambangan Jawa Tengah, tapi saya berpendapat sebanyak apapun bangunan lapas didirikan tidak akan menyelesaikan masalah,” ujar Yasonna Laoly dalam keterangannya, Jumat (17/12/2021).
Dikatakan Yasonna, akar persoalan sebenarnya adalah banyaknya warga binaan kasus narkoba dan mayoritas mereka adalah pengguna. Politikus PDI Perjuangan ini menegaskan para pengguna sebaiknya direhabilitasi. Sedangkan bandar narkoba, Yasonna tegas meminta agar mereka dimiskinkan.
“Pengguna sebaiknya direhabilitasi, kalau pakai paradigma kesehatan. Bandar? Ini yang harus dihukum maksimal bahkan dimiskinkan. Harta bandar narkoba harus disita negara,” tandas Yasonna.
Ia berharap di tahun mendatang, RUU Narkotika yang masuk dalam program legislasi nasional menjadi UU agar lapas tak lagi dipenuhi pengguna narkoba.
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…
MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…
MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…