Jonan: Total Sambungan Listrik Gratis di NTB Sebanyak 3.536 Rumah Tangga

21
Menteri ESDM Ignasius Jonan meninjau sambungan listrik gratis di sejumlah rumah tangga kurang mampu (dok: esdm)

MONITOR, Lombok Tengah – Menteri ESDM Ignasius Jonan kembali melakukan peninjauan dan penyalaan sambungan listrik gratis di beberapa rumah tangga kurang mampu di Desa Gemel, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) atau sambungan listrik gratis golongan tarif 450 VA ini merupakan upaya percepatan pencapaian rasio elektrifikasi Provinsi NTB sebesar 99,9% di tahun 2019. Saat ini rasio elektrifikasi NTB hingga Juli 2019 adalah sebesar 98,24%.

“Kami juga secara simbolis mengunjungi pemasangan listrik untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kalau NTB kira-kira sudah 3.500 rumah terpasang. Programnya banyak, (sumbangan) dari Pegawai Kementerian ESDM, CSR PLN dan CSR BUMN lainnya,” kata Jonan usai berkunjung ke rumah warga.

Ia menjelaskan, sambungan listrik gratis bagi rumah tangga tak mampu di NTB merupakan program dari Badan Usaha Sektor ESDM, Kementerian ESDM Peduli (pegawai ASN KESDM), Corporate Social Responsibility (CSR) PT. PLN (Persero), Sinergi BUMN dan Pemerintah Provinsi NTB, jumlahnya sebanyak 3.536 rumah tangga.

Untuk sambungan listrik gratis yang bersumber dari sumbangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian ESDM sendiri jumlahnya mencapai 1.396 rumah. Rinciannya, Lombok Barat 402 rumah, Lombok Timur 161 rumah, Lombok Tengah 406 rumah, Lombok Utara 30 rumah, Sumbawa 60 rumah, Sumbawa Barat 140 rumah, Bima 148 rumah dan Bima Kota 49 rumah.

Berdasarkan Basis Data Terpadu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BDT TNP2K) jumlah rumah tangga tidak mampu yang belum berlistrik di Provinsi NTB pada Juli 2019 berjumlah 13.555 Rumah Tangga.

“Kurang sekitar 10 ribu rumah tangga tidak mampu pasang sambungan listrik untuk di NTB, nanti kami carikan stakeholders lain untuk ikut parstisipasi,” pungkas Jonan

Kehadiran investor di NTB juga diharapkan dapat membantu program Bantuan Pasang Baru Listrik yang tengah berjalan di NTB. “Perusahaan-perusahaan juga membantu seperti pemasangan listrik gratis seperti ini. Mudah-mudahan 10 ribu sambungan listrik yang tersisa dapat lebih cepat dibantu oleh investor,” tukas Zulkieflimansyah.

Sebagai informasi, bantuan pasang baru listrik ini terdiri dari instalasi listrik sederhana dengan 2 titik lampu dan 1 kotak-kontak, termasuk biaya penyambungan, biaya instalasi dan biaya penerbitan Sertifikat Laik Operasi (SLO).