BERITA

Kemenag Adakan Lomba Video Tepuk Sakinah Berhadiah Jutaan Rupiah

MONITOR, Jakarta – Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama menggelar Lomba Kreasi Video Tepuk Sakinah untuk mengampanyekan nilai keluarga harmonis. Program ini terbuka bagi masyarakat umum dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Kasubdit Bina Keluarga Sakinah, Zudi Rahmanto, mengatakan, lomba ini menjadi bagian dari strategi edukasi publik dengan pendekatan yang lebih segar dan partisipatif.

“Kami ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dengan cara yang dekat dengan masyarakat saat ini, yaitu melalui konten kreatif di media sosial. Dengan cara ini, pesan keagamaan dapat tersebar lebih luas, ringan diterima, dan relevan dengan generasi digital,” ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, Tepuk Sakinah bukan sekadar gerakan seremonial, tetapi simbol ajakan untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus menegaskan peran KUA sebagai pusat layanan keluarga di masyarakat.

Lomba ini terbagi dalam dua kategori peserta, yaitu masyarakat umum dan ASN. Masa pendaftaran dibuka hingga 20 Maret 2026, dan dilanjutkan dengan proses penilaian dan penetapan pemenang pada 10 April 2026.

Para pemenang akan memperoleh piagam penghargaan, piala, laptop, serta uang tunai jutaan rupiah. Untuk kategori umum disediakan hadiah Juara 1 sebesar Rp5.000.000, Juara 2 Rp4.000.000, dan Juara 3 Rp3.000.000. Jumlah hadiah yang sama juga diberikan pada kategori ASN, yaitu Juara 1 Rp5.000.000, Juara 2 Rp4.000.000, dan Juara 3 Rp3.000.000. Selain itu, terdapat Juara Favorit Pilihan Publik dengan hadiah Rp3.000.000.

Untuk mengikuti lomba, peserta diminta mengunggah video modifikasi Tepuk Sakinah melalui Instagram dan/atau TikTok, serta menggunakan tagar #TepukSakinah, #LombaKreasiVideoTepukSakinah, #KemenagRI, #BimasIslam, dan #KUAkita, serta menandai akun @kemenag_ri, @bimasislam, dan @kua_kita.

Karya yang dikirimkan harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain. Apabila terjadi pelanggaran hak cipta, hal tersebut menjadi tanggung jawab peserta. Peserta juga bersedia menyerahkan hak penggunaan karya kepada panitia apabila ditetapkan sebagai pemenang. Karya pemenang nantinya dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan Kementerian Agama dengan tetap mencantumkan nama kreator sebagai bentuk apresiasi.

Pendaftaran lomba dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/tepuksakinah2026

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif menyebarkan nilai-nilai keluarga harmonis sekaligus memanfaatkan ruang digital sebagai sarana edukasi dan dakwah yang kreatif, positif, dan membangun.

Recent Posts

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

9 jam yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

1 hari yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

1 hari yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

1 hari yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu