PENDIDIKAN

Kemenag Kenalkan Sejak Dini Moderasi Beragama Mahasiswa Baru IAIN Pontianak

MONITOR, Pontianak – Mahasiswa baru sebagai agent perubahan Indonesia, harus dikenalkan sejak dini pemahaman keagamaan yang moderat, inklusif dan toleran. Mereka harus tampil di garda terdepan mengembangkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.
Harapan itu dikemukakan Kasubdit Ketenagaan, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Ruchman Basori pada Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) IAIN Pontianak di Sport Center pada Rabu (30/08).

Ruchman yang juga Mantan Ketua I Senat Mahasiswa IAIN Walisongo mengutarakan ada tiga masalah yang dihadapi bangsa Indonesia, dengan menyitir pendapat Menteri Agama Yaqut Cholil Qumas (Gus Men).

Pertama munculnya kelompok yang mempertanyakan konsensus nasional (kesepakatan nasional), Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika dan UUD 1945 ingin mengantinya dengan idiologi seperti khIlafah Islamiyah.

Kedua, kelompok truth claim Keagamaan, mereka yang merasa benar dan menganggap lainnya salah, merasa dirinya lebih beriman dan yang lain kafir”, sebagai kelompok yang kedua, lanjut Ruchman.

Ketiga munculnya kelompok silent majority, kelompok mayoritas yang diam, kurtang peduli terhadap kondisi Indonesia yang di dera intoleransi, rasikalisme dan ujaran kebencian.

“Mahasiswa baru harus mengenal dan memahami agamanya dengan baik, di tengah kehidupan bangsa yang majemuk, suku, agama, antar golongan”, tegas Ruchman.

Dihadapan ribuan mahasiswa baru IAIN Pontianak Ruchman berharap agar kelak mahasiswa tampil sebagai figure yang mencintai bangsa dan negara sekaligus mencintai agamanya dalam satu tarikan nafas. “Komitmen keagamaan dan kebangsaan harus menjadi nafas mahasiswa dalam menempa diri dalam kawah candradimuka IAIN Pontianak”, katanya.

Mantan Aktivis 1998 ini menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan sangat strategis menjadi wasilah pengharusutamaan moderasi beragama dalam pelbagai program dan kegiatan. “Menjadi aktivis mahasiswa penting sebagai bekal menjadi sarjana yang unggul, professional dan berkarakter”, lanjutnya.

Ketua Project Manajemen Unit Beasiswa Indonesia Bangkit (PMU BIB) Kemenag ini juga berharap agar mahasiswa ikut program MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) ke Luar Negeri, sebagai implementasi dari MBKM.
“Jangan lama-lama kuliah di IAIN ini, maksimal 4 tahun lalu daftar beasiswa BIB untuk studi lanjut S2 dan S3 baik di dalam dan luar negeri”, kata Ruchman.

Turut hadir dalam sessi Moderasi Beragama dalam PBAK, Rektor IAIN Pontianak Dr. H. Syarif, S.Ag., M.Ag, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Ismail Ruslan, S.Ag., M.Si., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. H. Saifuddin Herlambang. S.Ag, M.A. (Ridho, Bambang, Omar Mukhtar/RB)

Recent Posts

Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…

10 jam yang lalu

Kemnaker: 46.160 Peserta Mulai Ikuti MagangHub Angkatan II Batch 1

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…

11 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan OJK Sepakat Akselerasi Pembiayaan dan Perluasan Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

12 jam yang lalu

DPR Dorong Maksimalkan Penggunaan Teknologi untuk Padamkan Kebakaran di Kawasan Bromo

MONITOR, Jakarta - Anggota Komis IV DPR RI, Daniel Johan menyesalkan terjadinya kebakaran hebat di…

14 jam yang lalu

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

19 jam yang lalu

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

1 hari yang lalu