POLITIK

NU adalah Aset Bangsa, Muktamar ke-34 harus Jaga Marwah dan Martabat

MONITOR, Jakarta – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung akan segera digelar pada 22-23 Desember 2021 ini. Sejumlah keputusan penting akan dihasilkan dalam rangkaian kegiatan tersebut mulai dari bahtsul masail, AD/ART organisasi, program kerja, penunjukan Rois Aam hingga pemilihan ketua umum Tanfidziah PBNU.

Koordinator Jaringan Muslim Madani (JMM), Syukron Jamal mengatakan Muktamar NU ke-34 menjadi momen penting menentukan derap langkah ormas terbesar di Indonesia itu menuju abad kedua. Untuk itu, dirinya berharap agenda tersebut dapat berjalan efektif dan kondusif dalam menghasilkan keputusan-keputusan organisasi dalam menjawab berbagai permasalahan dan tantangan NU baik nasional maupun global sebagaimana tema “Membangun Kemandirian Warga untuk Perdamaian Dunia”.

“NU adalah aset yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kiprah dan peran NU melalui pengamalan Islam yang moderat telah berkontribusi signifikan terhadap tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dari mulai awal berdirinya NKRI hingga saat ini, termasuk dalam mewujudkan tatanan peradaban dan perdamaian dunia,” katanya.

Syukron menilai kiprah dan peran NU tersebut kini mendapat tantangan seiring dengan perubahan arus globalisasi melalui derasnya perkembangan teknologi informasi yang mempengaruhi berbagai sektor kehidupan manusia termasuk ideologi, sikap, interaksi dan cara pandang terhadap agama, bangsa, dan negara.

“Muktamar ini harus menjadi konsensus bersama bagaimana menjaga NU ini mampu dan bahkan lebih kuat dalam peran dan kiprahnya selama ini baik di tingkat maupun global membendung arus ideologisasi pada satu sisi, sementara pada sisi lainnya NU juga semakin kuat dalam kemandirian organisasi,” terangnya.

Untuk mewujudkan harapan tersebut diatas, Syukron menegaskan bahwa agenda Muktamar ke-34 ini tidak hanya fokus pada persoalan pemilihan ketua umum PBNU dengan segala macam dinamikanya sebagai tujuan utama termasuk upaya politik meraih dukungan Muktamirin dari para calon dan tim suksesnya yang justru dapat merusak marwah dan martabat NU itu sendiri.

Syukron meyakini bahwa siapapun yang terpilih nanti menjadi Ketua Umum PBNU itu adalah yang terbaik, untuk itu dirinya berharap dinamika yang ada lebih mengedepankan pada pertarungan ide dan gagasan termasuk proses pemilihan ketua umum nantinya bisa dilaksanakan dengan musyawarah mufakat.

“Sekencang apapun dinamika terkait suksesi pemilihan ketua umum PBNU marwah organisasi dan para Kyai-nya harus dijaga. Beredarnya informasi bohong Sprindik KPK misalkan itu kan seperti mencemari niat baik perhelatan Muktamar ini, saya khawatir justru itu ulah orang-orang di luar warga NU yang ingin merusak marwah organisasi dan mengadu domba pihak yang berkontestasi,” tegasnya.

Recent Posts

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

50 menit yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

51 menit yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

6 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

8 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

13 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

14 jam yang lalu