HUKUM

Dicecar KPK, Prasetyo Ungkap Proses Penganggaran Beli Lahan Munjul

MONITOR, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi selesai menjalani proses pemeriksaan KPK, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan yang akan digunakan untuk membangun lahan DP 0 rupiah di Kawasan Munjul, Pondok Rangon, Jakarta Timur, Selasa (21/9/2021).

Menurut pengakuan Pras, panggilan akrab Prasetyo, dalam pemeriksaan tersebut dirinya dicecar enam hingga tujuh pertanyaan oleh tim penyidik KPK. Pertanyaan tersebut diantaranya terkait soal proses usulan penganggaraan pembelian lahan di Munjul

“Pertanyaannya soal mekanisme jalannya proses penganggaran saja. Penganggaran itu dari mulai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) ke RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah). Itu saja. Saya sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) menjelaskan semuanya,” ujar Pras, kepada awak media di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/9).

Dijelaskan Pras, sebelum masuk Banggar, usulan anggaran pembelian lahan Munjul tersebut dibahas di komisi. Setelah rampung dibahas di komisi, baru usulan itu dibawa ke rapat Bangar besar.

“Setelah dibahas di rapat Banggar besar, usulan tersebut kembali diserahkan kepada eksekutif. Selanjutnya anggaran tersebut tanggung jawabnya ada di eksekutif,” terangnya.

Oleh karenanya politisi PDIP itu menegaskan dugaan korupsi lahan Munjul ini tidak mengarah ke DPRD DKI Jakarta.

Seperti diketahui, hari ini, Selasa (21/9) Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi harus memenuhi panggilan KPK terkait dugaan kerupsi kasus pengadaan lahan di Kawasan Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur.

Recent Posts

Dukung Misi Dagang Gubernur Jawa Timur, CV Intiplant Agro Lestari Optimis Perluas Jaringan Bisnis Internasional di Hong Kong

MONITOR – Langkah strategis untuk membawa produk pertanian unggulan Jawa Timur merajai pasar global kembali…

8 jam yang lalu

Babinsa Diturunkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Lebih Baik Fokus Kejar Perusahaan yang Sering Mangkir

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan menyoroti polemik pelibatan Bintara Pembina…

8 jam yang lalu

Integritas dan Meritokrasi Jadi Fondasi Budaya Baru Kementerian Haji dan Umrah

MONITOR, Bogor — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan integritas dan meritokrasi…

12 jam yang lalu

Bedah UU Pesantren, Guru Besar UIN Jakarta: PDF Berhak Dapat Pengakuan dan Dukungan Setara Pendidikan Formal

MONITOR, Jakarta - Pendidikan Diniyah Formal (PDF) sebagai salah satu satuan pendidikan pesantren memiliki posisi…

13 jam yang lalu

Legislator Dorong Optimalisasi Pelindungan PMI Buntut 1.200 WNI Jadi Korban Sindikat Online Scam

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menanggapi pemulangan lebih dari…

21 jam yang lalu

HAN 2026, Puan Tegaskan Anak Harus Terbebas dari Bullying dan Tumbuh di Ruang Aman

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Ketua DPR RI Puan…

21 jam yang lalu