JABAR-BANTEN

Pagar Nusa Banten Siap Kawal Kepala Kanwil Kemenag Banten

MONITOR, Banten – Bendahara sekaligus Pendekar Pagar Nusa Banten, Husni Mubarok, mengungkapkan bahwa pihaknya siap mengawal Kepala Kanwil Kemenag Banten Nanang Faturahman.

Hal itu disampaikan Husni saat menanggapi penolakan atas dipilihnya Nanang Faturahman sebagai Kepala Kanwil Kemenag Banten dari Presidium Lembaga Pemangku Adat (LPA) Kesulthanan Banten, Udin Saparudin.

Husni menyampaikan, jika ingin bicara mengenai Banten hari ini, maka harus diingat soal sejarahnya, yaitu kemajuan Banten hari ini tidak terlepas dengan persoalan akulturasi baik budaya ataupun pengetahuan.

“Sejarah jaman feodal dulu kan, Syarif Hidayatullah itu sebagai Raja Demak Cirebon ekspansi ke Banten lalu kemudian punya anak Sultan Maulana Hasanuddin, Sultan Hasanuddin itulah cikal bakal pemerintahan yang ada di Banten,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Menurut Husni, ketika berbicara Banten, maka berbicara kemajuan daerah selesai pada persoalan konsensus nasional ketika zaman pascafeodal itu, jadi tidak ada lagi sekat-sekat primordialisme, masalah asal usul, yang penting adalah Warga Negara Indonesia.

“Apalagi ini terkait soal ikatan dinas. Jadi sudah final lah,” ujarnya.

Malah, Husni mengatakan, hal-hal atau kelompok-kelompok yang mengatasnamakan daerah itu lalu kemudian membatasi pemikiran, membatasi ruang ekspresi anak bangsa dan justru cenderung mengkerdilkan daerah itu sendiri.

“Sangat disayangkan kalau kemudian hal yang menyatakan soal primordialisme ini adalah yang mengatasnamakan Presidium Pemangku Adat Banten. Semestinya dia tahu sejarah bahwa dulu Banten ini berjaya karena persoalan akulturasi. Yaitu cirinya bahwa Raja Banten pertama itu keturunan Cirebon. Ketua Kanwil sekarang kan orang Cirebon, keluarga besar NU,” katanya.

“Dengan demikian, kami warga Nahdliyin dan pengurus Pagar Nusa Banten mengawal segala hal terkait kepentingan bangsa, terlebih beliau (Nanang Faturahman) ini keluarga besar NU,” ungkap Husni menambahkan.

Seperti diketahui, pelantikan Kepala Kanwil Kemenag Banten Nanang Faturahman yang digelar di Kantor Kemenag RI, Jakarta, Selasa (02/03/2021), ternyata mendapat tanggapan kurang baik dari LPA Kesulthanan Banten.

Pasalnya, menurut LPA Kesulthanan Banten, pejabat baru yang ditugaskan di Banten itu dinilai tidak memerhatikan kemampuan SDM Banten, sehingga memarjinalkan kemampuan putera daerah Banten.

Presidium LPA Kesuthanan Banten, Udin Saparudin, memaklumi bahwa penunjukan Kepala Kanwil Kemenag Banten tentunya menjadi kewenangan Kemenag RI. Namun demikian, menurut Udin, Kemenag RI semestinya memerhatikan aspirasi warga Banten, yang menginginkan putera daerahnya maju.

“Saya nilai, pergantian kepemimpinan di Kanwil Kemenag Banten menjadi penanda masih adanya upaya pengerdilan kemampuan putera Banten untuk maju dalam karier. Kalau begini caranya, ini sama saja tidak memberikan kesempatan kepada putera daerah untuk maju,” ujarnya.

Recent Posts

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

16 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu