Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi (dok: Sapto/ Monitor)
MONITOR, Jakarta – Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi mengaku lega usai mendapatkan keterangan dari Satgas Covid-19 terkait penerapan protokol kesehatan di saat pemungutan suara di Pilkada 2020. Dimana, Satgas menyatakan masyarakat Indonesia sudah lebih disiplin dalam menerapkannya.
“Puji syukur alhamdulillah. Rasanya agak lega. Satgas Covid-19 menyatakan, kepatuhan atas protokol kesehatan pada proses pemungutan suara hari ini mencapai 89% hingga 96%,” ungkap Pramono, melalui keterangannya di laman Facebook, Sabtu (12/12).
Dirinya mengaku penerapan protokol kesehatan secara disiplin ini tidaklah mudah, bahkan masih jauh dari kata sempurna.
“Sebab mendisiplinkan 100 jutaan pemilih dan 3 jutaan petugas penyelenggara memang tidak mudah,” kata Pram.
Dengan kedisiplinan yang dinilai cukup baik itu, ia berharap keterangan Satgas Covid-19 mampu menjawab kekhawatiran bahwa Pilkada akan menjadi kluster baru penyebaran covid-19.
“Semoga beberapa hari ke depan tidak terjadi lonjakan jumlah orang yang positif terpapar Covid-19. Amien,” imbuhnya.
MONITOR, Depok – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama Pusat Bisnis Universitas Islam Depok…
MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan bahwa legalitas Yayasan…
MONITOR, Kediri - Guna memperkuat industri gula nasional berbasis koperasi semakin menunjukkan langkah nyata. Menteri…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…
MONITOR, Depok – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, dukungan terhadap munculnya kader-kader terbaik…
MONITOR, Badung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong penguatan kemitraan antara…