HUMANIORA

Mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila Gelar Pelatihan Digital Marketing, Perkuat Daya Saing UMKM Desa Tonjong

MONITOR, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Pancasila menyelenggarakan pelatihan digital marketing bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo RW 02 Desa Tonjong tersebut diikuti oleh 20 pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk olahan pertanian. Pelatihan dirancang secara aplikatif agar peserta tidak hanya memahami konsep pemasaran digital, tetapi juga mampu langsung mempraktikkannya dalam mengembangkan usaha.

Materi yang diberikan meliputi strategi pemasaran melalui media sosial, teknik fotografi produk menggunakan telepon seluler, penyusunan deskripsi produk yang menarik, hingga tata cara membuka dan mengelola toko pada platform perdagangan elektronik (e-commerce).

Ketua Kelompok 2 KKN FIKOM Universitas Pancasila, Gregorius Fraga L. V, mengatakan program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Desa Tonjong masih mengandalkan pemasaran secara konvensional dari mulut ke mulut.

“Kami ingin para pelaku UMKM memiliki kemampuan memasarkan produknya secara mandiri melalui telepon seluler tanpa harus bergantung kepada pihak lain. Dengan memanfaatkan kamera ponsel dan strategi pemasaran digital yang sederhana, produk mereka memiliki peluang untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, bahkan di luar wilayah desa,” ujar Gregorius.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan secara langsung dalam membuat konten promosi, mengelola akun bisnis di media sosial, serta mempraktikkan teknik pemasaran digital yang relevan dengan jenis usaha masing-masing.

Sebagai bagian dari pendekatan pemberdayaan, mahasiswa KKN juga melakukan kunjungan ke sejumlah pelaku UMKM di Desa Tonjong, di antaranya usaha katering dan kue basah milik Cantika, serta warung milik Nuraini yang menjual mochi, nasi uduk, aneka gorengan, kopi, dan mi. Pendampingan dilakukan untuk memberikan masukan mengenai strategi promosi, penataan produk, hingga pemanfaatan media digital dalam memperluas pasar.

Ketua RW 02 Desa Tonjong, Agus Budiman, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN FIKOM Universitas Pancasila yang menghadirkan program pemberdayaan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN. Program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang mampu mengembangkan usahanya melalui pemanfaatan teknologi digital,” katanya.

Salah seorang peserta, Cantika, pemilik usaha katering, mengaku memperoleh pengalaman baru dalam memasarkan produknya secara digital.

“Selama ini saya hanya berjualan kepada tetangga dan pelanggan sekitar. Melalui pelatihan ini saya belajar cara memotret produk dengan lebih menarik, membuat konten promosi, dan mengunggahnya ke media sosial sehingga usaha saya bisa dikenal lebih banyak orang,” ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Kelompok 2 FIKOM Universitas Pancasila berharap para pelaku UMKM di Desa Tonjong dapat terus menerapkan keterampilan pemasaran digital secara mandiri setelah masa KKN berakhir, sehingga mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Sebagai informasi, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila dilaksanakan selama 10 hari di Desa Tonjong, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Digital.”

Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat. Salah satu program unggulan adalah Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM, yang bertujuan meningkatkan literasi digital pelaku usaha, memperkuat kemampuan promosi dan pemasaran berbasis teknologi, serta mendorong UMKM lokal agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital dan memperluas akses ke pasar yang lebih kompetitif.

Recent Posts

Rembuk Generasi Muda NU dukung Gus Hery Haryanto Azumi Maju Ketum PBNU

MONITOR, Jakarta - Rembuk Generasi Muda Nahdlatul Ulama Nasional yang digelar di Roti Romi, Tebet…

2 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Pers Hendardi, mengkritik pelibatan Bintara Pembina Desa…

2 jam yang lalu

Nanik S Deyang Mundur, Ketua DPR Dorong Kepala BGN Baru Bisa Perbaiki Kinerja Lembaga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi mundurnya Nanik S. Deyang dari jabatannya…

4 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Perlindungan Anak di Lingkungan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan keagamaan melalui…

4 jam yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Transformasi Layanan Jasa Marga

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi Kepala…

4 jam yang lalu

HKTI Lumajang dan Disperindag Jatim Perkuat Jalur Ekspor, Tinjau Langsung Rantai Pasok Produk Pertanian di Hong Kong

MONITOR, Hong Kong – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Perindustrian dan…

5 jam yang lalu