EKONOMI

HKTI Lumajang dan Disperindag Jatim Perkuat Jalur Ekspor, Tinjau Langsung Rantai Pasok Produk Pertanian di Hong Kong

MONITOR, Hong Kong – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur melakukan market visit ke Hong Kong 19-24 Juli 2026.

Dalam agenda tersebut Disperindag dan HKTI Lumajang meninjau secara langsung rantai pasok, sistem distribusi, dan pemasaran produk Indonesia di salah satu pusat perdagangan internasional Asia.

Agenda kunjungan tersebut merupakan bagian dari misi dagang yang bertujuan membuka peluang pasar baru sekaligus memastikan komoditas pertanian unggulan daerah mampu memenuhi standar perdagangan internasional, mulai dari aspek kualitas, pengemasan, logistik hingga keberlanjutan pasokan.

Agenda diawali dengan peninjauan ke Fok Hing Warehouse yang berada di kawasan China Resources Chai Wan Warehouse, Chai Wan. Gudang distribusi berskala besar ini menjadi salah satu simpul penting dalam rantai pasok pangan di Hong Kong, termasuk untuk penyimpanan, pengelolaan, dan distribusi berbagai komoditas hortikultura serta produk kebutuhan sehari-hari sebelum dipasarkan ke jaringan ritel.

Selanjutnya, rombongan mengunjungi Indo Market di kawasan 19-31 Yee Woo Street, Causeway Bay, salah satu gerai yang memasarkan berbagai produk asal Indonesia. Keberadaan toko tersebut menjadi etalase penting bagi produk pangan olahan maupun hasil pertanian Indonesia yang dikonsumsi tidak hanya oleh diaspora Indonesia, tetapi juga masyarakat lokal Hong Kong.

Ketua HKTI Lumajang, HM. Jamaluddin, menegaskan bahwa kunjungan lapangan seperti ini memberikan gambaran nyata mengenai kebutuhan pasar internasional sehingga menjadi bekal penting bagi petani dan pelaku usaha di daerah.

“Dengan melihat langsung proses distribusi di gudang maupun pemasaran di tingkat ritel, kami memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai standar kualitas, sistem logistik, serta preferensi konsumen global,” katanya kepada media, Selasa (22/7/2026).

“Ini menjadi masukan berharga agar komoditas pertanian Lumajang dapat memenuhi standar ekspor dan mampu masuk ke rantai pasok internasional secara berkelanjutan,” tambahnya.

Menurut Jamaluddin, peningkatan daya saing produk pertanian tidak cukup hanya bertumpu pada peningkatan produksi. Petani juga harus didorong untuk memenuhi standar mutu, keamanan pangan, kontinuitas pasokan, serta inovasi pengemasan yang sesuai dengan kebutuhan pasar ekspor.

Ia menambahkan, sinergi antara HKTI Lumajang dan Disperindag Jawa Timur diharapkan mampu membuka jalur perdagangan yang lebih efisien, mengurangi hambatan distribusi, sekaligus memperkuat posisi tawar produk pertanian daerah di pasar internasional.

“Kami ingin petani tidak hanya menjadi produsen bahan baku, tetapi juga memperoleh nilai tambah dari terbukanya akses pasar global. Ketika jalur distribusi semakin kuat dan pasar semakin luas, maka dampaknya akan kembali kepada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Jamaluddin.

Melalui peninjauan langsung terhadap pusat distribusi dan jaringan ritel di Hong Kong, HKTI Lumajang optimistis komoditas unggulan daerah, mulai dari produk hortikultura seperti Pisang Mas Kirana dan Cavendish hingga pangan olahan lainnya. memiliki peluang yang semakin besar untuk menembus pasar ekspor.

“Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat diplomasi perdagangan daerah, meningkatkan daya saing komoditas pertanian Indonesia, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian yang berorientasi ekspor,” pungkasnya.

Recent Posts

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

15 menit yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

17 jam yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

1 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu