PEMERINTAHAN

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter Non Nakes. Sebanyak 1.344 calon petugas mengikuti seleksi secara serentak di 35 titik kantor BKN dan unit pelaksana teknis BKN di berbagai daerah.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Haji dan Umrah memperkuat proses seleksi petugas yang objektif, terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Peserta CAT terdiri atas calon PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi formasi nonkesehatan. Untuk PPIH Arab Saudi, seleksi mencakup enam layanan, yakni Bimbingan Ibadah, Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Jemaah Lansia dan Disabilitas, serta Media Center Haji.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo mengatakan pelibatan BKN merupakan bagian dari penguatan tata kelola seleksi petugas haji.

“Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional,” kata Puji di Jakarta, Sabtu (5/9).

Menurut Puji, penggunaan sistem CAT memungkinkan proses ujian berlangsung dengan standar yang seragam dan hasilnya dapat dipantau secara langsung atau live selama pelaksanaan.

“Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial dan orientasi pelayanan kepada jemaah,” ujarnya.

Puji mengatakan petugas haji nantinya akan berhadapan dengan beragam kebutuhan jemaah, termasuk jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas. Karena itu, kemampuan teknis perlu diiringi kesiapan mental, integritas, dan komitmen pelayanan.

“Petugas haji adalah bagian penting dari wajah pelayanan haji. Karena itu, proses untuk memilihnya harus dilakukan secara profesional dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Puji.

Pelaksanaan CAT di 35 titik BKN dan unit pelaksana teknis BKN juga memudahkan peserta mengikuti ujian dari daerah masing-masing. Hasil CAT selanjutnya menjadi salah satu bahan penilaian dalam rangkaian seleksi PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M.

Kemenhaj memastikan proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip integritas dan profesionalitas untuk mendapatkan petugas yang memiliki kompetensi sekaligus komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

2 hari yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

2 hari yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

2 hari yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

2 hari yang lalu