PERISTIWA

Dedi Mulyadi Soroti Cara Polisi Perlakukan Tiga Tersangka Insiden Susur Sungai Sempor

MONITOR, Jakarta – Anggota DPR RI Dedi Mulyadi menyoroti cara polisi dalam memperlakukan tiga tersangka insiden susur sungai yang menewaskan 10 siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman Yogyakarta.

Dikatakan Dedi, meski para guru atau pembina pramuka SMP Negeri Turi itu telah bersalah secara hukum, akan tetapi polisi harusnya tak memperlakukan para tersangka seperti pelaku kriminal.

“Tetapi walaupun dia bersalah secara hukum apa yang dilakukannya bukanlah kriminal, bukan tidak pidana yang direncanakan atau disengaja,” tulis Dedi dalam halaman facebook pribadinya, Rabu (26/2).

“Maka cara memperlakukannya jangan disamakan dengan tindak pidana kriminal biasa. Seperti, tindak kriminal pencurian, pembunuhan, pemerkosaan atau perampokan,” sambung Politisi Golkar tersebut.

Sebab kata Dedi, walaupun para guru tersebut telah melakukan kelalalian dan mengakibatkan 10 siswa meninggal. Niat mereka untuk mendidik siswanya.

“Para guru ini memang melakukan kelalaian, walaupun awal niatnya baik ingin mendidik siswanya agar mempunyai kemampuan, kepedulian dan kedisplinan,” imbuh Dedi.

Kritikan mantan Bupati Purwakarta lantara video tiga tersangka yang digiring polisi menggunakan pakaian tahanan dengan kepala gundul beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, para tersangka berjalan dengan pengawalan ketat polisi.

Recent Posts

Kosmetik Bermerkuri Masih Banyak Beredar, Komisi IX DPR Desak Pengawasan Lebih Agresif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti temuan 14 produk…

8 jam yang lalu

Puan Soroti Isu Perundungan di Balik Kasus Bom Rakitan, Dorong Penguatan Iklim Sekolah Aman Bagi Anak

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti isu perundungan di balik kasus peledakan…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Transformasi Tata Kelola UMKM Melalui SAPA UMKM

MONITOR, Lombok Barat – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mewujudkan transformasi…

13 jam yang lalu

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

16 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

21 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

21 jam yang lalu