PERISTIWA

Longsor Ciater–Rawa Macek Tangsel, BPBD Lakukan Asesmen Cepat dan Alihkan Kendaraan Berat

Serpong – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangani bencana longsor yang terjadi di Jalan Ciater–Rawa Macek, RW 03, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong. Penanganan diawali dengan asesmen lapangan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan guna memastikan tingkat risiko serta potensi longsor susulan di lokasi.

Kepala BPBD Kota Tangerang Selatan, Sutang Suprianto, mengatakan asesmen dilakukan untuk mengetahui kondisi struktur tanah serta menentukan langkah mitigasi yang tepat.

“Kami telah melakukan asesmen cepat di lokasi untuk mengidentifikasi tingkat kerawanan dan potensi longsor susulan. Hasil peninjauan menunjukkan adanya pergerakan tanah di sisi badan jalan, sehingga perlu dilakukan pembatasan akses guna meminimalkan risiko bagi masyarakat,” ujar Sutang dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

Berdasarkan hasil asesmen awal, longsor terjadi akibat pengikisan tanah di sisi badan jalan dengan panjang sekitar 15 meter dan tinggi 9 meter. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi mengalami longsor lanjutan, sehingga sebagian badan jalan ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

BPBD Tangsel terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran, termasuk dalam pengamanan area rawan serta penyampaian imbauan kepada masyarakat.

Sebagai langkah mitigasi, dilakukan pengaturan lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan bertonase besar ke jalur alternatif guna mengurangi beban pada badan jalan yang terdampak.

“Kendaraan berat seperti truk, mobil box, dan pick-up bermuatan barang sementara dialihkan ke jalur alternatif. Hal ini untuk mengurangi tekanan pada struktur jalan yang terdampak longsor, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Sementara itu, kendaraan yang masih diperbolehkan melintas antara lain sepeda motor, mobil penumpang seperti sedan, serta minibus dengan beban ringan. Petugas juga telah memasang rambu peringatan dan melakukan pengamanan di sekitar lokasi longsor.

BPBD mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi, mematuhi rambu yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

Upaya penanganan teknis terus disiapkan agar akses Jalan Ciater–Rawa Macek dapat kembali normal dalam kondisi aman.

Recent Posts

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

35 menit yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

2 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

2 hari yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

3 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

4 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

4 hari yang lalu