SOSIAL

KPAI Klarifikasi Pernyataan Viral Soal Perempuan Bisa Hamil Lewat Berenang Bareng Pria

MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan klarifikasi terkait pernyataa perempuan bisa hamil saat berada di kolam renang yang disampaikan oleh Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty.

Ketua KPAI, Susanto mengatakan saat ini telah beredar narasi berita yang bersumber dari media online, dengan judul “KPAI ingatkan wanita berenang di kolam bareng laki-laki bisa hamil, begini penjelasannya”.Menurutnya, narasi berita tersebut menimbulkan kontroversi di media sosial dan masyarakat.

“Terkait kebenaran narasi berita tersebut, kami konfirmasi kepada yg bersangkutan,” katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta.

“Perlu kami sampaikan bahwa pemahaman dan sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online tersebut. Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpamahaman berita sebagaimana yang beredar,” imbuh Susanto.

Sebelumnya, viral pernyataa Sitty Hikmawatty yang mengatakan perempuan bisa hamil hanya dengan berenang bareng pria. Pemikiran tersebut ia dapatkan dari referensi jurnal luar negeri. Namun, dirinya belum mengungkap lebih jelas referensi yang dibacanya. Ia mengatakan secara tidak langsung misalnya ada sebuah mediasi di kolam renang, perempuan bisa saja hamil.

Sitti juga mengatakan ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat, meski tidak terjadi penetrasi tapi ada pria yang terangsang saat di kolam renang dan mengeluarkan sperma.

“Pertemuan yang tidak langsung, misalnya, ada sebuah mediasi di kolam renang. Ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat, walaupun tidak terjadi penetrasi, tapi ada pria terangsang dan mengeluarkan sperma, dapat berindikasi hamil. Kalau perempuannya sedang fase subur, itu bisa saja terjadi,”ucap Sitti Hikmawatty, Komisioner KPAI dilansir dari TribunJakarta.com.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

22 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu