Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian
MONITOR, Jakarta – Sistem zonasi dalam PPDB 2019 beberapa waktu lalu menuai pro kontra dari sejumlah kalangan. Kebijakan ini terus bergulir dan tak lepas dari pembahasan para pemangku kepentingan.
Mengenai kebijakan PPDB 2019 ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan harus segera ada perbaikan-perbaikan agar kebijakan tersebut bisa diterima oleh khalayak luas.
“Jika kita ingin sistem zonasi berjalan, diterima dan berkelanjutan, maka harus ada langkah-langkah cepat,” ujar Hetifah usai berdialog bersama Kemendikbud, Kemendagri, dan Ombudsman RI, Senin (1/7) kemarin.
Pertama, Politikus Golkar ini memastikan harus ada peraturan yang dilaksanakan dengan tegas, serta penegakan hukumnya jelas. Hetifah mengingatkan, jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang atas kebijakan ini.
“Apabila ada penyimpangan dan penyalahgunaan, jangan biarkan (tidak pandang bulu) baik oleh aparat maupun pejabat,” terangnya.
Selanjutnya, ia berharap ada Perpres jangka panjang yang mampu mendukung kebijakan tersebut agar terus berlangsung.
“Jangka panjangnya akan ada Perpres memastikan dukungan berbagai pihak terkait, dan pastinya pemerataan sarpras dan guru harus diwujudkan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi kendaraan hybrid. Menteri…