PEMERINTAHAN

Komisi IV DPR Apresiasi Kinerja Menteri Amran

MONITOR, Jakarta – Menteri Pertanian Amran Sulaiman merupakan salah satu sosok pejabat di era pemerintahan Presiden Jokowi yang memiliki sederet prestasi.

Oleh sebab itu Amran Sulaiman dapat dikategorikan cukup mendalam memahami pembangunan pertanian nasional sebab catatan kerjanya yang tergolong memuaskan.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPR Roem Kono, Sabtu (25/5/2019).

“Yang paling terasa itu mengenai produksi jagung. Amran Sulaiman mampu dongkrak produksi jagung daerah. Hasilnya kita kan mampu ekspor tahun lalu 300 ribu ton lebih,” ujar Roem Kono.

Roem Kono menyebutkan, data itu membuktikan di era Amran Sulaiman mampu mulai membalik tradisi impor menjadi ekspor jagung.

Lainnya, ucap Roem Kono, Amran Sulaiman dalam bekerja dirasakan memiliki banyak inovasi terobosan. Sehingga terasa pembangunan pertanian Indonesia saat ini berbeda dari sebelumnya.

“Pola pertanian tradisional jadi mekanisasi, pembangunan irigasi di mana-mana sesuai visi Presiden Jokowi yang gencar membangun infrastruktur, peraturan yang dianggap kendala juga banyak dicabut,” ujar Roem Kono.

Sisi itu, menurut Roem Kono, sosok Amran memang tampak memberikan prioritas kepada petani agar pangan Indonesia menjadi unggul.

Roem Kono mengatakan, gaya kepemimpinan Amran Sulaiman juga membuat perubahan manajerial kerja kementeriannya lebih baik dari periode sebelumnya.

Hal itu dapat disoroti dari anggaran di tubuh Kementerian Pertanian yang benar-benar dioptimalisasi pemanfaatannya dengan nilai telah ditetapkan.

“Jumlah anggaran yang diberikan meskipun berkurang namun tetap mampu menunjukan program pengelolaan kerja untuk peningkatan sektor pertanian,” ungkap Roem Kono.

Roem Kono berharap, Amran Sulaiman terus dapat meningkatkan prestasi kerjanya ke depan guna membangun sektor pertanian Indonesia yang makin baik lagi.

Recent Posts

Imlek 2026, Ketua HKTI Lumajang Gaungkan Toleransi dan Harmoni Jelang Ramadhan

MONITOR, Lumajang - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang, Muhammad…

3 jam yang lalu

DPR Dukung Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyampaikan bahwa keputusan Sidang Isbat yang…

3 jam yang lalu

Optimalkan Skema Murur dan Tanazul, Pemerintah Perketat Haji Ramah Lansia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk melindungi jemaah…

5 jam yang lalu

Beda Awal Ramadan 1447 H, MUI Ajak Umat Saling Menghormati

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Anwar Iskandar, mengungkapkan, perbedaan dalam penentuan…

7 jam yang lalu

Satgas Kuala TNI-Jhonlin Bergerak Cepat, Atasi Sedimentasi Aceh Tamiang

MONITOR, Jakarta - Satgas Kuala TNI–Jhonlin terus menunjukkan kinerja nyata dalam penanganan sedimentasi di Muara…

14 jam yang lalu

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.…

17 jam yang lalu