PEMERINTAHAN

Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 Lampaui Target, Transaksi Tembus Rp184 Triliun

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perdagangan mencatat capaian positif Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 yang berhasil melampaui target awal. Program yang terdiri dari Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 ini dinilai efektif dalam menjaga dan memperkuat daya beli masyarakat.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan, total realisasi transaksi program tersebut mencapai Rp184,02 triliun, melampaui target sebesar Rp172,38 triliun. Capaian ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong konsumsi domestik, terutama selama momentum Ramadan dan Idulfitri.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha mampu menciptakan stimulus konsumsi yang efektif,” ujar Budi Santoso dalam keterangan resminya.

Program Friday Mubarak yang digagas Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) mencatat transaksi sebesar Rp129,12 triliun atau 8,5 persen di atas target. Program ini berlangsung pada 11 Februari hingga 31 Maret 2026 dengan melibatkan sekitar 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, dan 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program BINA Lebaran 2026 yang diinisiasi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) turut memberikan kontribusi signifikan dengan nilai transaksi mencapai Rp54,9 triliun atau 2,8 persen di atas target. Program ini berlangsung pada 6–30 Maret 2026 dan melibatkan sekitar 800 merek, 80.000 gerai ritel, serta 400 pusat perbelanjaan di 24 provinsi.

Selain peningkatan transaksi, tren kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan juga mengalami kenaikan. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mencatat peningkatan kunjungan hingga 12 persen selama periode Ramadan dan libur Idulfitri dibandingkan tahun sebelumnya. Konsumsi didominasi sektor makanan dan minuman serta hiburan.

Pemerintah menilai capaian ini menjadi indikator kuat pemulihan sektor ritel nasional sekaligus fondasi penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026. Proyeksi pertumbuhan kunjungan pusat belanja pada Triwulan I diperkirakan tetap tumbuh di atas 10 persen secara tahunan.

Ke depan, pemerintah bersama pelaku usaha telah menyiapkan berbagai program lanjutan untuk menjaga momentum konsumsi, di antaranya BINA Holiday (Juni–Juli 2026), BINA HBD Indonesia (Agustus 2026), dan BINA Indonesia Great Sale (Desember 2026). Selain itu, APRINDO akan menggelar Holiday Sale, Merdeka Madness, dan EPIC Sale, sementara APPBI menghadirkan Indonesia Shopping Festival pada Agustus 2026.

“Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha, termasuk UMKM, guna menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perdagangan ritel nasional,” pungkas Budi Santoso.

Recent Posts

Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…

5 jam yang lalu

Petugas JMTO Ruas Balikpapan-Samarinda Lakukan Pengamanan Lajur Imbas Karhutla

MONITOR, Samarinda - Petugas operasional PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) sigap menangani…

5 jam yang lalu

Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengendalian rabies di Bali melalui penyediaan vaksin,…

5 jam yang lalu

TCL Ajukan Gugatan terhadap Samsung terkait Klaim Teknologi Mini LED pada Televisi

MONITOR, Jakarta — TCL, perusahaan elektronik asal China, mengajukan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal…

13 jam yang lalu

UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik di BAZNAS Awards 2026

MONITOR, Jakarta - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik…

18 jam yang lalu

Menhaj: Pengelolaan Dana Haji Harus Aman dan Produktif

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan…

1 hari yang lalu