JABAR-BANTEN

Banyak Pemukiman Kumuh, Ferry Batara Dorong Pemkot Bekasi Bekerja Cepat

MONITOR, Bekasi – Sampai tahun 2019, pemukiman kumuh di Kota Bekasi masih menyisakan 329 hektar kawasan kumuh yang perlu ditata di tahun ini. Walaupun sudah dua tahun melakukan revitalisasi kawasan kumuh sebanyak 443 hektar, hanya sekitar 114 hektar yang baru bebas dari zona kawasan kumuh.

Walikota Bekasi, Rahmat Efendi menjelaskan bahwa masih tersisa 329 hektar kawasan kumuh dari 443 hektar sejak tahun 2017, Minggu 13 Januari 2019. Menurutnya, untuk penataan kawasan kumuh tersebut memang difokuskan di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).

Dia menjelaskan, kawasan kumuh yang dimaksud adalah daerah yang belum tertata secara rapih. Seluruh kawasan itu tersebar di 56 kelurahan yang ada di 12 kecamatan dengan luas lahan 21.049 hektar. Menanggapi hal tersebut, Ferry Batara Manurung Caleg DPR RI Dapil Jabar VI mendukung atas program tersebut.

“Kita tentu menginginkan sebuah tata kota yang rapih dan nyaman. Pemukiman warganya rapih, bersih sehingga masyarakat Kota Bekasi bahagia dan sejahtera hidupnya” ungkapnya, (16/1/2019).

Pihak pemkot juga menambahkan, kawasan kumuh yang dimaksud adalah daerah yang belum tertata secara rapih. Seluruh kawasan itu tersebar di 56 kelurahan yang ada di 12 kecamatan dengan luas lahan 21.049 hektar. Dengan begitu, Bekasi menargetkan kawasan kumuh itu akan selesai tertata pada 2019.

Caleg dari PSI ini mendorong percepatan penataan pemukiman warga yang masih dalam kategori kumuh dan tidak layak huni. “Semoga kinerja pemerintah bisa bergerak cepat sehingga masyarakat Kota Bekasi segera huni kawasan yang tertata rapih dan nyaman untuk di tinggali” tutupnya.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

12 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

12 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

12 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu