POLITIK

Indo Barometer: Elektabilitas Prof Andalan di Pilgub Sulsel tak Terkejar Lagi

MONITOR, Jakarta – Laju pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman untuk memenangkan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018, 27 Juni mendatang, makin sulit dibendung. Hasil survei sejumlah lembaga yang sudah dirilis, menunjukkan pasangan nomor urut 3 ini terus memimpin.

Hanya berselang sehari setelah Lembaga Survei Script Survei Indonesia (SSI) merilis survei terbaru yang menyatakan Prof Andalan meraih elektabilitas 37,07 persen, kini giliran Indo Barometer yang memaparkan hasil surveinya pada publik.

Di hadapan puluhan media yang berkumpul di Hotel Harris Suites, Jakarta, Rabu, 20 Juni, Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, memaparkan hasil survei di empat provinsi; Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

“Pilkada di empat daerah ini paling menarik dan menjadi perhatian publik nasional,” jelas Qodari.

Rilis survei Indo Barometer ini turut dihadiri sejumlah tokoh. Mereka di antaranya mantan Menteri Lingkungan Hidup, Sarwono Kusumaatmadja, mantan Menteri Keuangan, Fuad Bawazier, dan penggiat Hak Asasi Manusia, H.S. Dillon.

Hasilnya? Untuk Pilgub Sulsel yang akan diikuti empat pasangan, elektabilitas Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman mencapai 31,8 persen, disusul Ichsan Yasin Limpo-Andi Muzakkar (20,4), Nurdin Halid-Aziz Qahhar (18,0), dan Agus Arifin Nu’man-Tanribali Lamo (7,1).

Dari hasil survei yang dilakukan pada 24 kabupaten/kota di Sulsel pada 5-10 Juni, dengan 800 respondens dan margin of error 3,46 persen, tercatat 22,7 persen belum mengambil keputusan.

“Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan waktu pemilihan yang kurang dari satu minggu lagi, hasil ini sulit berubah. Prof Andalan sulit terbendung lagi untuk menjadi pemenang Pilgub Sulsel,” terang Qodari.

Menurut Qodari, mayoritas pemilih di Sulsel nantinya, mayoritas menginginkan perubahan. Ini tercermin dari indikator pertanyaan mengenai kriteria gubernur yang mereka inginkan.

“Sosok Prof Andalan dianggap paling bisa membawa perubahan. Yang mengejutkan lagi, respondens yang puas dengan kinerja pemerintahan sekarang, justru lebih banyak mengaku akan mengalihkan pilihan ke Prof Andalan, lebih besar dibanding ke IYL yang notabene lebih dekat dengan SYL,”, jelasnya.

Indikator lain adalah harapan yang diinginkan masyarakat Sulsel saat ini. Dua harapan tertinggi adalah perbaikan infrastruktur dalam hal ini jalan, dan terciptanya lapangan kerja.

“Pasangan nomor urut 3 dianggap paling bisa mewujudkan harapan tersebut,” tandas Qodari. (*)

Recent Posts

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat sinergi untuk menyiapkan…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Pastikan Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Lancar, Distribusi Daging Dam untuk Palestina Berjalan Transparan

MONITOR, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab…

4 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Indonesia Emas Harus Bertumpu pada Ekologi, Bukan Sekadar Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…

16 jam yang lalu

Kunjungi Saudi German Hospital Madinah, Menhaj Evaluasi Layanan Kesehatan Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Madinah — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan ke Saudi German…

20 jam yang lalu

DPR Sahkan Revisi UU P2SK, Perkuat Tata Kelola Sektor Keuangan

MONITOR, Jakarta - Paripurna DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4…

21 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Transformasi Industri Lewat Forum BRICS PartNIR 2026 di Tiongkok

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…

23 jam yang lalu