PEMERINTAHAN

Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional

MONITOR, Bogor – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyambut baik terbentuknya Perhimpunan Pengembang Kewirausahaan (PEWIRA) sebagai mitra strategis dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional sekaligus mempercepat lahirnya wirausaha-wirausaha unggul, khususnya dari kalangan generasi muda.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik mengatakan, kehadiran PEWIRA menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan rasio kewirausahaan nasional hingga mencapai target 4 persen pada 2029.

“Kementerian UMKM menyambut baik kehadiran PEWIRA sebagai bagian dari upaya mendorong semakin banyak generasi muda Indonesia menjadi wirausaha-wirausaha unggul di masa depan,” kata Riza saat menghadiri pengukuhan pengurus PEWIRA di Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7).

Menurut Riza, pembangunan ekosistem kewirausahaan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi yang kuat dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga inkubator bisnis, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga organisasi profesi yang memiliki kompetensi dalam pengembangan kewirausahaan.

“Karena itu, kehadiran PEWIRA sebagai organisasi profesi pengembang kewirausahaan diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Kami berharap kolaborasi ini dapat mempercepat pencapaian target rasio kewirausahaan nasional sebesar 4 persen pada 2029,” katanya.

Riza menambahkan, pengukuhan kepengurusan PEWIRA juga menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas Pejabat Fungsional Pengembang Kewirausahaan (JF PKWU) melalui kegiatan peningkatan kompetensi bertema “Inkubator sebagai Pusat Pengembangan Kewirausahaan”.

Menurutnya, penguatan kompetensi tersebut penting agar para pengembang kewirausahaan memiliki kemampuan yang semakin relevan dalam membangun, mengelola, dan mengembangkan inkubator daerah sebagai bagian dari penguatan ekosistem kewirausahaan nasional.

“Melalui peningkatan kapasitas ini, kami ingin memastikan para JF PKWU memiliki kompetensi yang terus berkembang sesuai kebutuhan di lapangan. Mereka diharapkan menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif terhadap perubahan, mampu memperkuat tata kelola inkubator daerah, serta mendampingi UMKM agar tumbuh menjadi wirausaha yang tangguh dan naik kelas,” ujar Riza.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PEWIRA Wientor Rah Mada menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.

“Kita memiliki target bersama untuk mencapai rasio kewirausahaan nasional sebesar 4 persen pada 2029. Itu menjadi prioritas utama bagi kami. Namun, untuk mencapainya, organisasi ini harus terus meningkatkan kapasitas para pengembang kewirausahaan agar mampu memberikan pendampingan yang semakin berkualitas,” ujarnya.

Wientor menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 505 Pejabat Fungsional Pengembang Kewirausahaan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk memperluas jangkauan layanan dan memperkuat koordinasi, PEWIRA akan membentuk kepengurusan di setiap provinsi.

“Saat ini pengurus yang telah terbentuk berjumlah 37 orang. Dalam waktu dekat kami akan melakukan konsolidasi organisasi sekaligus membentuk Dewan Pengurus Wilayah di setiap provinsi sebagaimana arahan dari Bapak Deputi,” katanya.

Pada tahun pertama pembentukannya, PEWIRA akan memfokuskan program pada penguatan kapasitas dan kompetensi para anggotanya. Ke depan, organisasi ini diharapkan semakin memperluas kolaborasi dengan Kementerian UMKM dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat lahirnya wirausaha baru yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing.

PEWIRA merupakan organisasi profesi bagi Pejabat Fungsional Pengembang Kewirausahaan yang dibentuk sesuai amanat Peraturan Menteri PANRB Nomor 43 Tahun 2022 dan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 3 Tahun 2023.

Kedua regulasi tersebut menegaskan pentingnya organisasi profesi yang mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi, menyalurkan aspirasi, serta memperluas jejaring kolaborasi antarpengembang kewirausahaan di seluruh Indonesia.

Berlandaskan nilai profesionalisme, kemandirian, keswadayaan, kekeluargaan, dan gotong royong, PEWIRA diharapkan menjadi wadah yang memperkuat kualitas sumber daya manusia pengembang kewirausahaan sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem kewirausahaan nasional yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Recent Posts

Kemenag Bakal Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan untuk Menyambut HUT RI Ke-81

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT…

57 menit yang lalu

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

4 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

5 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

8 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

8 jam yang lalu

Legislator Geram Pakan Satwa KBS Dikorupsi: Hak Hewan Saja Diambil, Keji dan Tak Punya Hati Nurani

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan geram dengan praktik kasus korupsi…

8 jam yang lalu