JAWA TIMUR

Sambangi Pesantren, Khofifah Dapat Doa Restu dari Cicit Mbah Kholil

MONITOR, Bangkalan – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak menyempatkan diri untuk berkunjung ke pondok pesantren Nurul Kholil, Demangan Barat, Kabupaten Bangkalan, Madura. Setibanya disana, keduanya cukup disambut hangat oleh keluarga pesantren.

Diketahui, kunjungan Khofifah – Emil tak lain untuk meminta restu dan dukungan agar pasangan ini mampu memenangkan hati masyarakat Jawa Timur, khususnya berlatar belakang Nadhiyin, di Bangkalan. Gayung bersambut. Kedua tokoh ini pun dihujani doa dan harapan dari pimpinan pesantren.

“Insya Allah Bu Khofifah dan Pak Emil Dardak menang, masyarakat NU Bangkalan semuanya mendukung nomor urut 1,” ujar K.H Fahrurrazi Zubair putra KH. Zubair Muntashar, Jumat (27/4).

KH Zubair Muntasor, merupakan salah satu cucu KH Syaikhona Kholil (Mbah Kholil). Kiai Syaikhona Kholil ini merupakan ulama kharismatik yang telah melahirkan ulama-ulama berpengaruh di nusantara dari K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Abdul Wahab Hasbullah dan ulama masyhur lainnya.

Doa dan dukungan dari keluarga dan kiai karismatik asal Madura ini menambah harapan kemenangan pasangan Khofifah Emil.

Sekadar informasi, Khofifah maupun Emil dikenal sebagai sosok pemimpin Jawa Timur yang lahir dan besar di organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU). Khofifah, awal kiprahnya di NU tercatat sebagai anggota IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama), Fatayat dan kini Ketua Muslimat NU pusat.

Sementara itu, Khofifah mengatakan silaturrahim merupakan bagian untuk mempererat hubungan persaudaraan. Menurutnya, membangun Jawa Timur butuh sinergitas yang harmoni semua elemen masyarakat, terutama kiai-kiai dan pemuka agama.

“Ini bagian dari penguatan membangun Jawa Timur itu, harus banyak mendengarkan dan merekomendasikan dukungan dan doa kepada seluruh elemen terutama para pengasuh pesantren. Karena pesantren ini punya peran signifikan sebelum indonesia merdeka,” kata Ketua PP. Muslimat NU tersebut.

Pesantren menjadi bagian dari penguatan dalam memberikan pendidikan kepada masyarakat. Untuk itu, pemerintah tidak cukup punya tangan bisa memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada masyarakat.

“Pesantren punya peran signifikan pada masyarakat, bagaimana madrasah-madrasah diniyah ini bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” pungkasnya.

Menegaskan itu, pasangan Khofifah-Emil menyiapkan program khusus untuk pesantren dan keagamaan lainnya. Hal itu termaktub dalam Jatim Berkah. Khofifah berkomitmen menaikkan BOS untuk Madin, memberi pelatihan keahlian beasiswa untuk guru, santri pesantren untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah tokoh NU yang siap memenangkan pasangan Khofifah-Emil. Mereka antara lain; KH, Asep Saifuddin, pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet, K.H Fahrurrazi Zubair putra KH. Zubair Muntasor.

Recent Posts

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

5 jam yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

20 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

1 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

1 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

2 hari yang lalu