Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

Hadiri Deklarasi Damai Pilkada Purwakarta, ini Pesan Padil Karsoma

MONITOR, Purwakarta – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Purwakarta hari ini (15/2) menggelar acara Penandatanganan Deklarasi Damai Pilkada Purwakarta yang diikuti seluruh pasangan calon.

Acara yang berlangsung di Gedung Sigrong, Kota Purawakarta tersebut harapannya menjadi momen penting oleh pemangku kepentingan Pilkada Purwakarta bahwa penyelenggaraan Pilkada yang baik ditandai dengan zerro conflict, tanpa kerusuhan, tanpa keributan, berjalan lancar, demokratis, adil dan aman.

Nampak diantara peserta Pilkada yang hadir senyum sumringah tanpa aroma permusuhan. Satu sama lain terlihat saling bercengkrama, ceria dan tertawa bersama. Hingga penandatanganan berlangsung lancar dan dilanjut dengan konvoi keliling kota untuk menunjukkan kepada rakyat bahwa pilkada harus berjalan damai.

[Foto: Deklarasi Damai Pilkada Purwakarta 2018]

Dimintai keterangan terkait acara tersebut, salah satu Calon Bupati Purwakarta, Padil Karsoma menyampaikan beberapa pointer yang harus diikuti para pendukung dan masyarakat Purwakarta terkait pilkada damai. 

Pertama, Padil menyampaikan bahwa Urang Purwakarta cinta damai, ribut atau bentrok karena urusan pilkada harus dihapus dari kamus masing-masing. Kedua, yakni LUBER JURDIL alias semua unsur masyarakat harus menjaga suasana Pilkada Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

“Siapapun harus taat aturan, termasuk pns di Purwakarta, agar tidak ikut-ikut terlibat dukung mendukung. Dalam hati saja, ikuti kata hati, coblos yang sesuai hati,” ujar Padil kepada awak media.

Selain itu, Padil juga meminta penyelenggara sabar menjalankan tugas dan harus terbuka terhadap peserta. Termasuk para pengawas, Ia meminta mereka harus jeli dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu, disertai Aparat Penegak Hukum yang harus segera bertindak jika ada pelanggaran.

“Nah kami ini para kontestan semua yang ada ini kan sudah saling mengenal, jadi pasti akan saling menjaga dan menghormati. Tidak eloklah ribut-ribut. Kita begini untuk rakyat. Fastabiqul khoirot, berlomba-lomba untuk kebaikan, untuk pengabdian,” pungkasnya.

Recent Posts

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

1 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

1 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

3 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

11 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

1 hari yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

1 hari yang lalu