Prof. Rokhmin Dahuri saat mengunjungi kelompok pembudidaya ikan di Kota Cirebon, Minggu (28/6/2026).
MONITOR, KOTA CIREBON – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.S., menyalurkan bantuan 110 ribu ekor benih ikan kepada 10 kelompok pembudidaya ikan di berbagai wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat, Minggu (28/6/2026).
Program yang menyasar sekitar 200 anggota kelompok tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.
“Ekonomi warga harus kita kuatkan agar kehidupan mereka semakin baik. Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, saya terus berupaya membantu nelayan, petani, peternak, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha rakyat lainnya agar semakin produktif dan sejahtera,” ujar Prof. Rokhmin saat mengunjungi kelompok pembudidaya ikan di Kota Cirebon, Minggu (28/6/2026).
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI periode 2001–2004 itu menjelaskan, bantuan benih ikan bukan sekadar bentuk dukungan pemerintah, melainkan investasi bagi peningkatan produksi, pendapatan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal.
“Saya sengaja datang untuk melihat langsung perkembangan kelompok yang telah menerima bantuan benih ikan. Saya ingin memastikan bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, meningkatkan produksi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Prof. Rokhmin menegaskan, apabila petani, nelayan, peternak, dan pembudidaya ikan mampu meningkatkan hasil produksinya, maka kebutuhan pangan masyarakat akan terpenuhi, stok pangan tetap terjaga, dan cita-cita mewujudkan kedaulatan pangan nasional semakin mudah diwujudkan.
“Kalau hasil produksi mereka meningkat, kebutuhan pangan masyarakat akan tercukupi dan persediaan pangan nasional menjadi semakin kuat. Itulah fondasi utama menuju Indonesia yang berdaulat pangan,” tegasnya.
Menurut Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University tersebut, Indonesia memiliki seluruh modal untuk menjadi negara yang mandiri di bidang pangan. Luasnya lahan pertanian, perkebunan, kawasan hutan, serta wilayah laut dengan sumber daya perikanan yang sangat melimpah merupakan kekuatan besar yang harus dikelola secara optimal.
“Laut Indonesia sangat luas dan kaya akan sumber daya ikan. Kawasan pesisir juga memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya. Bila seluruh potensi tersebut dikelola secara profesional dan berkelanjutan, Indonesia bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga menjadi kekuatan pangan dunia,” ujarnya.
Prof. Rokhmin menambahkan, kekayaan sumber daya alam Indonesia harus dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kekayaan alam yang kita miliki harus benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat. Pembangunan harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan ekonomi rakyat yang kuat, Indonesia akan semakin maju, mandiri, dan berdaulat,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut baik paket stimulus ekonomi…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk siap menyiagakan seluruh lini operasional di jaringan jalan…
MONITOR, Ternate – Potensi kelautan Maluku Utara dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Memasuki hari operasional penyelenggaraan ibadah haji ke-69, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI…
MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…
Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…