JABAR-BANTEN

Soroti Penggunaan Ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang, FAMS Desak Fokus pada Masalah Rakyat

MONITOR, Serang — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) mempertanyakan penggunaan ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang yang diduga dipakai untuk agenda di luar kepentingan utama masyarakat. Organisasi tersebut meminta pimpinan DPRD lebih memprioritaskan persoalan rakyat yang hingga kini dinilai belum tertangani secara optimal.

Sorotan itu muncul setelah beredarnya dokumentasi yang memperlihatkan Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, berada di ruang kerja Ketua DPRD bersama sejumlah pihak dalam agenda yang diduga tidak berkaitan langsung dengan prioritas kerja kelembagaan DPRD Kabupaten Serang.

Ketua FAMS, Agus Waluyo, menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan substansi pembahasan yang dilakukan secara pribadi maupun organisasi. Namun, FAMS mempertanyakan penggunaan ruang dan fasilitas jabatan publik yang dinilai seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Serang.

“Kami tidak membenci pembahasannya, tetapi kami kecewa apabila ruang yang semestinya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat Kabupaten Serang justru digunakan untuk hal-hal yang kami duga berada di luar kepentingan masyarakat,” ujar Agus Waluyo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (13/5).

Menurut FAMS, masyarakat Kabupaten Serang masih menghadapi sejumlah persoalan serius yang membutuhkan perhatian lebih dari DPRD sebagai lembaga legislatif daerah. Beberapa isu yang disorot antara lain banjir yang masih melanda sejumlah wilayah, persoalan infrastruktur dan drainase yang belum optimal, tingginya angka pengangguran, hingga kesenjangan sosial yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.

FAMS juga menilai pengawasan terhadap pelayanan publik dan pemulihan pascabencana perlu diperkuat agar berjalan maksimal dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.

Dalam pandangan FAMS, DPRD Kabupaten Serang memiliki fungsi strategis dalam menjalankan tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Karena itu, lembaga legislatif diharapkan dapat lebih fokus menjalankan mandat publik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat.

“Hari ini masyarakat membutuhkan kehadiran nyata wakil rakyat. DPRD harus hadir untuk memastikan persoalan banjir, pengangguran, infrastruktur, pendidikan, dan kesenjangan sosial benar-benar menjadi prioritas utama,” kata Agus.

FAMS menegaskan kritik tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap marwah kelembagaan DPRD Kabupaten Serang. Mereka juga meminta agar seluruh fasilitas dan ruang jabatan publik digunakan secara proporsional, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

9 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

3 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

3 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu