Categories: DAERAHJABAR-BANTEN

Kapal Tenggelam di Waduk Cirata Akibat Over Kapasitas

MONITOR, Purwakarta – Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Agung Budi Maryoto menyatakan perahu karam di Waduk Cirata Purwakarta tepatnya dengan 6 korban tenggelam yang hingga saat ini belum ditemukan, akibat penumpangnya melebihi kapasitas.

Menurutnya bahwa pancarian hari ke tiga ini, seluruh tim SAR gabungan telah bekerja keras dalam pencarian perahu karam dengan 6 korban meninggal dunia namun para korban masih tetap belum ditemukan.

Kapolda Jabar yang datang hari Sabtu kemarin dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi karamnya perahu tersebut di Waduk Cirata tepatnya Kp Rawa taal Maniis namun sebelumnya menggelar pemaparan bersama Kapolres Purwakarta, AKBP Dedy Tabrani serta Kepala Basarnas Provinsi Jawa Barat Riyadi di Posko operasi Rawa taal pada seputar tenggelamnya perahu bersama penumpangnya.

Meski pun sudah memasuki hari ke tiga pencarian ini dengan mengerahkan 87 tim SAR, baik korban yang tenggelam sebanyak 6 orang serta perahunya masih belum ditemukan padahal pencarian dilakukan hingga radius 3 kilometer.

Menurut Kapolda karamanya kapal diakibatkan over kapasitas, dimana seharusnya ditumpangi oleh 10 orang, tapi ini dengan 23 penumpang ditambah dengan dengan hasil bumi yang telah dipanen diangkut bersamaan dengan penumpang, sehingga perahu mengalami kecelakaan dan karam

Sulitnya pencarian korban selain faktor cuaca, juga kedalaman yang mencapai 56 meter ditambah banyaknya sampah dan limbah pakan ikan yang digunakan setiap hari oleh para petani KJA, sehingga  membuat pencarian dengan kedalaman 15 meter tidak dapat ditembus.

Kapolda Jabar menerangkan secara umum apabila setelah 3 sampai 4 hari berada di dalam air korban telah dinyatakan sudah meninggal, dan pihaknya telah menyediakan tim identifikasi serta antemortemnya sudah ada sehingga apabila sudah ditemukan para korban tenggelam itu kita tinggal mencocokan saja dengan keluarga korban.

Seluruh korban, menurut Kapolda, semoga dapat segera ditemukan, dan dia mengimbau agar masyarakat yang menggunakan perahu, untuk menggunakan standar keselamatan dengan menggunakan pelampung.

Recent Posts

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

3 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

7 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

16 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

16 jam yang lalu

Pemuda Banten Bersatu Dukung Polri Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…

24 jam yang lalu

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

1 hari yang lalu