Peringati HUT Perkebunan, Kementan Bagikan 40 Sertifikat ISPO Perusahaan Kelapa Sawit

MONITOR, Yogyakarta – Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) pada peringatan HUT Ke-60 Perkebunan menyerahkan 40 sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) kepada 38 perusahaan kelapa sawit dan dua koperasi.

Menurut Direktur Jenderal Perkebunan Kementan, Bambang,  menyebutkan total saat ini sudah ada 346 perusahaan kelapa sawit yang bersertifikat ISPO. Sementara itu, total perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Indonesia tercatat sekitar 1.600 buah.

"Yang sekarang dibagikan ada 40 perusahaan atau kurang lebih dua juta hektare, sehingga totalnya ada 346 perusahaan memperoleh ISPO," kata Dirjen Bambang Pada Peringatan HUT Ke-60 Perkebunan di Institut Pertanian (Instiper) Yogyakarta, Minggu (10/12),

Ia memaparkan produksi minyak kelapa sawit (CPO) dari 346 perusahaan bersertifikat ISPO tersebut adalah sebesar 8,757 juta ton atau sekitar 24 persen dari keseluruhan produksi CPO Indonesia.

Selain itu, luas lahan perkebunan kelapa sawit saat ini mencapai 11,9 juta hektare (ha) termasuk perkebunan sawit rakyat, sedangkan lahan yang sudah memenuhi persyaratan ISPO baru mencapai dua juta ha.

Ada pun proses sertifikasi ISPO wajib dilakukan oleh seluruh perusahaan kelapa sawit sebagai bukti bahwa produk CPO Indonesia dikelola dengan budidaya yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Dengan begitu, CPO Indonesia memiliki posisi tawar yang tinggi di pasar ekspor.

Penerapan ISPO juga menjadi langkah Indonesia menghadapi isu negatif di pasar dunia, seperti deforestasi dan menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berdampak pada perubahan iklim global.

"Saya minta kepada seluruh pelaku usaha perkebunan terutama swasta agar segera menyelesaikan sertifikat ISPO. Karena dengan demikian, sawit kita di pasar internasional akan lebih kuat," jelas Bambang.

Bambang menambahkan standardisasi ISPO yang dituangkan melalui Peraturan Menteri Pertanian No 11/2015 tentang ISPO , mengakomodasi regulasi pemerintah mulai dari legalitas lahan, penanganan limbah sampai dengan kesejahteraan karyawan perusahaan.

Recent Posts

Kembangkan Teknologi Pengolahan Air, Tiga Perusahaan Jajaki Kerja Sama Strategis di Kawasan Industri

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat penguatan infrastruktur pengelolaan air dan limbah di kawasan…

36 menit yang lalu

DPR Dorong Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur dan Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan duka cita yang…

45 menit yang lalu

Komisi IX DPR Kritik BGN Tetap Beri Insentif Besar ke SPPG Meski Tutup

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris mengkritik keras kebijakan Badan…

51 menit yang lalu

Evaluasi Insiden di Bekasi, Komisi V DPR: Integrasikan Pusat Kendali dan Percepat Pemisahan Jalur Kereta

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras memberi catatan…

1 jam yang lalu

Perkuat Struktur Perdagangan, Kemendag Dukung Penuh Implementasi KBLI 2025

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perdagangan menegaskan dukungan penuh terhadap implementasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia…

4 jam yang lalu

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN

MONITOR, Tangerang – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan bahwa tata kelola perusahaan yang sehat…

5 jam yang lalu