Categories: DAERAH

Ada 8 Masjid Posko Mudik di Majalengka dengan Layanan 24 Jam

MONITOR, Majalengka – Kementerian Agama menyiapkan delapan masjid sebagai posko mudik yang dapat diakses selama 24 jam di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Layanan ini dihadirkan untuk memberi ruang istirahat sekaligus fasilitas ibadah bagi para pemudik yang melintasi jalur Tol Cipali dan jalur arteri menuju Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, meninjau kesiapan layanan tersebut saat mengunjungi Masjid BSI Rest Area KM 166A Tol Cipali, Senin (16/3/2026). Ia mengatakan, kehadiran masjid di jalur mudik menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan layanan keagamaan yang ramah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan panjang.

“Perjalanan mudik bukan sekadar perjalanan biasa. Mudik juga merupakan perjalanan spiritual dan silaturahmi yang membawa nilai keberkahan,” ujar Abu Rokhmad di Majalengka, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, masjid di jalur mudik tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat, tetapi juga menjadi ruang singgah yang memberi kenyamanan bagi pemudik. Kehadiran fasilitas istirahat, air minum, dan lingkungan yang bersih diharapkan dapat membantu pemudik memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.

Menurut Abu, program Masjid Ramah Pemudik merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Selain di rest area jalan tol, layanan serupa juga dihadirkan di masjid-masjid jalur Pantura, Kantor Urusan Agama, hingga madrasah yang berada di sepanjang jalur mudik.

“Jika merasa lelah, jangan ragu berhenti di rest area atau masjid terdekat. Selain dapat beristirahat, pemudik juga bisa menunaikan salat sebelum melanjutkan perjalanan,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, sekitar 144 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri 1447 Hijriah. Karena itu, kehadiran masjid yang ramah pemudik diharapkan dapat menjadi “oase perjalanan” bagi masyarakat yang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.

Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, menyampaikan bahwa kesiapan fasilitas di jalur mudik menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus perjalanan masyarakat selama masa Lebaran.

Menurutnya, keberadaan masjid di rest area maupun di jalur arteri dapat membantu pemudik mengatur waktu perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Tempat ibadah yang terbuka bagi musafir juga memberi ruang bagi pemudik untuk beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak memaksakan diri ketika lelah. Manfaatkan rest area dan fasilitas yang tersedia, termasuk masjid, untuk beristirahat,” ujar Rudi.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pengelola fasilitas publik menjadi kunci dalam menghadirkan layanan mudik yang aman dan tertib. Berbagai fasilitas pendukung di sepanjang jalur mudik diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kelelahan yang kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas.

Rudi mengapresiasi langkah Kementerian Agama yang mendorong pemanfaatan masjid sebagai ruang singgah bagi para pemudik. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya memberi kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan selama momentum mudik Lebaran.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat, Dudu Rohman, mengatakan bahwa delapan masjid di Majalengka telah disiapkan untuk memberikan layanan kepada para pemudik selama 24 jam.

Ia menjelaskan, masjid-masjid tersebut tersebar di sejumlah titik strategis, termasuk di rest area Tol Cipali dan jalur penghubung antarwilayah yang dilalui para pemudik. “Kami menyiapkan delapan masjid sebagai posko mudik yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat, beribadah, serta mendapatkan layanan sederhana seperti air minum dan tempat istirahat,” ujar Dudu.

Menurutnya, kehadiran posko mudik berbasis masjid diharapkan dapat membantu pemudik menjalani perjalanan dengan lebih tenang dan nyaman. Selain itu, pengurus masjid dan relawan juga dilibatkan untuk memastikan layanan bagi pemudik berjalan dengan baik selama periode arus mudik dan arus balik.

Recent Posts

FISIP UIN Jakarta dan LW MUI Dorong Wakaf Produktif untuk Pemberdayaan Sosial

MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…

7 jam yang lalu

Akademisi Ilmu Komunikasi Soroti Celah Pengawasan Pemilu di Era Digital

MONITOR, Konawe - Digitalisasi pemilu tidak otomatis menjamin integritas suara. Tanpa transparansi data, verifikasi berjenjang,…

14 jam yang lalu

IPW Dukung Kapolri Perkuat Layanan Publik, Dorong Akses Langsung ke Kapolda dan Kapolres

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mendukung langkah Kapolri Jenderal Suyudi dalam memperkuat pelayanan…

19 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

1 hari yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

1 hari yang lalu