DAERAH

Nagan Raya Fair 2026 Jadi Etalase UMKM dan Gerbang Investasi Aceh

MONITOR, Nagan Raya – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya resmi membuka Nagan Raya Fair 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24 Kabupaten Nagan Raya, Minggu (19/7).

Mengusung tema “Nagan Raya Gerbang Investasi Aceh”, kegiatan ini tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pemberdayaan UMKM sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Berlangsung di Alun-Alun Suka Makmue, Nagan Raya Fair menghadirkan ratusan pengusaha UMKM, pameran produk unggulan daerah, layanan publik, festival kuliner, hingga pertunjukan seni budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), menegaskan bahwa tema “Nagan Raya Gerbang Investasi Aceh” merupakan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang investasi yang seluas-luasnya, dengan tujuan utama menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Nagan Raya siap menjadi gerbang investasi di Aceh. Investasi yang kita dorong bukan hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Menurutnya, Nagan Raya Fair menjadi media strategis untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan ruang promosi bagi pengusaha UMKM agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Pameran UMKM menjadi salah satu daya tarik utama dalam penyelenggaraan Nagan Raya Fair. Beragam produk unggulan, mulai dari makanan olahan, kopi, kerajinan tangan, fesyen, hingga produk berbasis sumber daya alam lokal dipamerkan sebagai bukti bahwa UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.

Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana, menilai penyelenggaraan Nagan Raya Fair menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada investasi berskala besar, tetapi juga harus memberikan ruang yang luas bagi tumbuh dan berkembangnya UMKM.

“Tema ‘Nagan Raya Gerbang Investasi Aceh’ menjadi semakin kuat ketika investasi yang masuk mampu terhubung dengan ekosistem UMKM. Investasi tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus menciptakan kemitraan, membuka akses pasar, memperluas kesempatan usaha, dan memberikan nilai tambah bagi pengusaha UMKM lokal,” ujar Reghi.

Menurutnya, penyelenggaraan expo UMKM dalam Nagan Raya Fair merupakan contoh bagaimana pemerintah daerah menjadikan UMKM sebagai bagian penting dari strategi pembangunan daerah.
Reghi menjelaskan bahwa UMKM tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pemerataan pembangunan karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menggerakkan ekonomi hingga ke tingkat desa.

“Kedepannya saya berharap pameran seperti Nagan Raya Fair bukan sekadar ajang promosi produk. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara UMKM, investor, lembaga pembiayaan, pemerintah, dan masyarakat. Dari sinilah kolaborasi dapat dibangun sehingga UMKM memiliki kesempatan untuk naik kelas,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem UMKM melalui penyediaan ruang promosi, pendampingan usaha, akses pembiayaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kemitraan dengan dunia usaha.

“Ketika investasi masuk dan UMKM lokal menjadi bagian dari rantai pasoknya, maka manfaat ekonomi akan dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Inilah esensi pembangunan yang inklusif, yaitu pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata,” ujar Reghi.

Melalui penyelenggaraan Nagan Raya Fair, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menunjukkan komitmennya untuk menjadikan UMKM sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat citra Nagan Raya sebagai salah satu tujuan investasi yang menjanjikan di Provinsi Aceh.

Sinergi antara investasi, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan potensi lokal diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Recent Posts

Target Capai Pertumbuhan Ekonomi, Marwan Jafar PKB dorong Sinergi BI, Pemerintah dan KSSK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…

2 jam yang lalu

Pertanyakan Independensi Penyidik, IPW Desak Kejagung Tahan Febrie

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras kinerja Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan…

2 jam yang lalu

Menanti “Pengemong” Baru NU di Tengah Desakan Transisi

Oleh: Abdul Jabar* Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur sebagai sahibulbait Muktamar…

3 jam yang lalu

Menhaj Ingatkan 261 ASN Baru: Integritas dan Pelayanan Jemaah Jadi Fondasi Kemenhaj

MONITOR, Bogor - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menegaskan tidak ada…

3 jam yang lalu

Legislator Soroti Kenaikan Tarif Permohonan Lepas Status WNI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti kebijakan Pemerintah…

4 jam yang lalu

Pasien Harus Terjang Ombak Hingga Pelayaran Perintis di NTT Disetop, Legislator Tekankan Soal Keadilan Infrastruktur

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Irine Yusiana Roba Putri berbicara urgensi keadilan…

15 jam yang lalu