MONITOR, Jakarta – Lembaga Swadaya Masyarakat, Indonesian Corruption Watch (ICW) memberi komentar atas kinerja Pansus Hak Angket KPK di DPR selama ini. Disebutkannya Pansus KPK adalah penyebar hoax, atau kabar palsu.
Ketua Pansus KPK, Agun Gunandjar Sudarsa menanggapi pernyataan ICW tersebut dengan mengundangnya untuk hadir di DPR dan menyampaikan pendapat secara langsung.
"Sudahlah hadir saja di Pansus, pada akhirnya kita buka-bukaan," Ujar Agun saat di konfirmasi MONITOR, di Jakarta, Minggu (27/8).
(Baca juga: Kembali, Pansus Angket Ungkap Borok di Tubuh KPK)
Lebih lanjut Agun memberikan tanggapan soal kinerja KPK yang tidak transparan terhadap barang-barang sitaannya dan malas menyusun indeks prestasi pemberantasan korupsi.
"15 tahun sudah KPK bekerja memasuki 2 dasawarsa reformasi, mana dan berapa uang negara yang diselamatkan, kemana barang-barang rampasan dan sitaan, mana index prestasi pemberantasan korupsi dibanding negara-negara lain," kata Agun.
Saat ini, sambung politisi asal Jawa Barat itu, KPK lebih sering menampilkan proses penyelidikan dan penyidikan, dibanding melaksanakan tugas pokok lain yang dimilikinya.
"Kewenangan yang muncul selama ini hanya penyelidikan dan penyidikan," tambah Agun.
(Baca juga: Misbakhun : BPK Harus Amankan Barang Sitaan KPK)
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…