Ketua DPRD DKI Tuding Pelapor Dirinya Hanya Cari Sensasi

Laporan Dugaan Penipuan oleh Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi ke Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi rupanya tak terima telah dituding melalukan penipuan terhadap Mantan Seketaris Daerah (Sekda) Zaini Ismail sebesar Rp 3,250 Miliar.

Pras panggilan akrab Ketua DPRD Jakarta ini menyebut kalau orang yang melaporkannta ke Polda Metro Jaya tersebut hanya cari sensasi dan mendompleng popularitasnya saja.

“Ngapain saya ngurusin persoalan Pemerintah Riau. Gak bener itu. Apalagi saya tak kenal dengan saudara  Zaini Ismail,”tegas Pras kepada Wartawan, Senin (7/5)

Pras pun mengaku gara-gara laporan penipuan ini nama baiknya sebagai Ketua DPRD Jakarta tercoreng. Oleh karena itu, Pras yang juga menjabat sebagai sekertaris DPD PDI Perjuangan Jakarta ini sudah menunjuk pengacara Ronny Talapessy untuk mengurus persoalan ini.

Seperti diketahui, Dari berkas laporan polisi LP/2369/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 30 April 2018 yang diterima MONITOR menyebutkan, William Albert sebagai pelapor sekaligus kuasa hukum Zaini Ismail mengatakan, kalau Pras telah menjanjikan akan menjadikan Zaini sebagai Plh Gubernur Riau atau paling tidak tetap mempertahankan posisinya sebagai Sekertaris Daerah (Sekda).

“Namun sebagai proses administrasi saudara Pras meminta uang sebesar 3,250 miliar. Dan oleh saudara Zaini disanggupi meski pun pembayarannya dilakukan secara bertahap,”kata William seperti yang tertulis dalam laporan polisi.

Waktu terus berlalu, ternyata apa yang dijanjikan Pras tidak terbukti. Malah dikatakan Willam, kliennya di non job kan dari jabatan Sekda.

“Akhirnya klien kami mencoba meminta dikembalikan uang yang sudah diberikan  dengan alasan janji dari Pras tidak terbukti. Bahkan untuk meminta uang kembali kami sudah mengirim surat somasi sebanyak 2 kali tapi tetap tak direspon,”terangnya.