PENDIDIKAN

Kemenag Matangkan Persiapan PPSN 2026 di Malang

MONITOR, Malang — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) Tahun 2026 pada 7 hingga 9 Agustus 2026 di Hotel Ijen Suites and Convention, Malang, Jawa Timur. Pertemuan strategis ini mempertemukan unsur Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta tokoh pesantren guna mematangkan konsep pelaksanaan PPSN 2026 yang menempatkan ekoteologi sebagai poros utama kegiatan.

Direktur Pesantren Kementerian Agama RI, Dr. KH. Basnang Said, M.Ag., menekankan bahwa PPSN 2026 tidak boleh sekadar menjadi ajang rutin berkumpulnya para santri penggalang dan penegak. Lebih dari itu, kepramukaan santri harus menjadi wadah aktualisasi nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian alam.

“Gerakan pramuka di lingkungan pesantren memiliki kekuatan moral dan spiritual yang luar biasa. Melalui PPSN 2026, kita mengarusutamakan gagasan ekoteologi—menjadikan kesadaran lingkungan sebagai bagian utuh dari keimanan dan doktrin kepesantrenan. Santri tidak hanya terampil mendirikan tenda atau tali-menali, tetapi juga berdiri di barisan terdepan dalam merawat bumi,” tegas Basnang Said dalam sambutan pembukanya.

Dukungan penuh terhadap orientasi berwawasan lingkungan ini disampaikan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo Malang, KH Khoiruddin. Beliau menyambut hangat dipilihnya Kabupaten Malang sebagai tuan rumah koordinasi dan menegaskan kesiapan kalangan pesantren dalam mengawal agenda besar ini.

“Pesantren sejak awal mengajarkan kebersihan dan kepedulian lingkungan sebagai cerminan iman. Integrasi nilai-nilai ekoteologi dalam kegiatan pramuka santri akan memperkuat karakter santri yang adaptif, berwawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai rahmatan lil ‘alamin,” tutur KH Khoiruddin.

Dari pihak pemerintah daerah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Budiar, M.Si, menyatakan komitmen penuh Pemprov Jatim untuk menyukseskan gelaran nasional ini. Menurutnya, sinergi antara nilai keagamaan dan gerakan kepramukaan berperspektif lingkungan hidup merupakan langkah krusial dalam menghadapi tantangan ekologis masa kini.

“Jawa Timur bangga menjadi bagian dari persiapan agenda strategis ini. Kami siap memfasilitasi dan berkolaborasi dengan Kementerian Agama agar PPSN 2026 berjalan aman, lancar, serta mampu meninggalkan jejak keberlanjutan lingkungan yang nyata bagi masyarakat,” ujar Budiar.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Jawa Timur, Dr. Agung Subagyo, STP., M.Si, menambahkan bahwa koordinasi teknis selama tiga hari ini dirancang secara cermat guna memastikan seluruh sarana, prasarana, serta konsep acara selaras dengan semangat ekoteologi.

“Pendekatan ekoteologi yang diusung akan tercermin langsung dalam skenario kegiatan—mulai dari tata kelola sampah selama perkemahan, penanaman pohon, hingga edukasi konservasi alam yang dikemas interaktif bagi seluruh peserta santri,” jelas Agung Subagyo.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama tiga hari tersebut menghasilkan kesepakatan tata kelola dan kerangka kerja pelaksanaan PPSN 2026. Dengan penguatan aspek ekoteologi, PPSN 2026 diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang tidak hanya tangguh secara fisik dan mental, tetapi juga berwawasan lingkungan serta berjiwa kepemimpinan nasional.

Recent Posts

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

13 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

13 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

13 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

1 hari yang lalu