Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi keberhasilan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri yang berhasil membongkar jaringan judi online internasional dan menangkap 320 warga negara asing (WNA) serta satu warga negara Indonesia (WNI).
IPW menilai operasi tersebut dinilai sebagai penangkapan sindikat judi online terbesar dalam sejarah penegakan hukum di Indonesia.
Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, menyebut keberhasilan tersebut sebagai capaian monumental yang menunjukkan keseriusan Polri dalam memberantas kejahatan siber lintas negara sekaligus mendukung agenda pemberantasan perjudian online yang menjadi perhatian pemerintah.
“Penangkapan terhadap 320 WNA sindikat judi online merupakan yang terbesar dan terbanyak dalam sejarah Indonesia. Ini menjadi hadiah penting menjelang Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bukti komitmen Polri dalam mengawal agenda Asta Cita Presiden Prabowo,” kata Sugeng dalam keterangan tertulisnya, Jum’at (5/6/2026).
Menurut IPW, operasi yang melibatkan ratusan target tidak dapat dilakukan secara biasa. Dibutuhkan kemampuan intelijen, analisis mendalam, koordinasi lintas sektoral, serta ketelitian tinggi untuk memastikan seluruh jaringan dapat diungkap tanpa memberikan ruang bagi para pelaku untuk melarikan diri.
Keberhasilan operasi tersebut juga menunjukkan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam menghadapi kejahatan transnasional yang semakin kompleks. Apalagi, praktik judi online kini tidak hanya beroperasi melalui jaringan digital, tetapi juga melibatkan sindikat internasional dengan struktur organisasi yang rapi dan sumber daya yang besar.
Jika dibandingkan dengan sejumlah pengungkapan sebelumnya, skala operasi kali ini jauh lebih besar. Pada Agustus 2023, Ditsiber Bareskrim Polri pernah mengungkap jaringan judi online di Bali dengan menangkap 37 orang. Sementara pada November 2024, aparat membongkar kasus keterlibatan oknum di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melibatkan 24 tersangka terkait praktik perlindungan terhadap situs judi online.
Dalam operasi terbaru yang dilakukan di sebuah gedung di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Polri menurunkan personel Brimob dan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mengamankan para pelaku.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa para pelaku berasal dari berbagai negara, yakni 228 warga negara Vietnam, 57 warga negara China, 13 warga negara Myanmar, 11 warga negara Laos, lima warga negara Thailand, serta masing-masing tiga warga negara Malaysia dan Kamboja.
Sebanyak 320 WNA akan ditempatkan di Rumah Detensi Imigrasi untuk proses lebih lanjut, sementara satu tersangka WNI tetap menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
Meski mengapresiasi keberhasilan tersebut, IPW menegaskan bahwa pekerjaan besar belum selesai. Sugeng meminta penyidik untuk tidak berhenti pada penangkapan operator dan pelaksana lapangan, melainkan terus menelusuri aktor intelektual, pemodal, serta bandar besar yang berada di balik jaringan perjudian internasional tersebut.
“Penangkapan ratusan pelaku merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Namun yang lebih penting adalah membongkar siapa pengendali utama, pemilik modal, dan jaringan yang mendapatkan keuntungan terbesar dari bisnis ilegal ini,” ujarnya.
IPW menilai pemberantasan judi online harus dilakukan secara menyeluruh karena dampaknya telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial masyarakat. Selain menimbulkan kerugian ekonomi, praktik perjudian digital dinilai dapat merusak mental, menghancurkan ketahanan keluarga, serta memperparah kemiskinan, terutama di kalangan masyarakat berpenghasilan rendah.
Karena itu, IPW berharap pengungkapan kasus ini menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan perjudian online internasional hingga ke akar-akarnya, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam melindungi masyarakat dari dampak destruktif kejahatan digital.
MONITOR, Jakarta – Perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus memperkuat peran politik perempuan melalui konsolidasi…
MONITOR, Jakarta - Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) terus…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat sinergi untuk menyiapkan…
MONITOR, Makkah – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab…
MONITOR, Jakarta – Ambisi mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi tinggi,…
MONITOR, Madinah — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan ke Saudi German…