PENDIDIKAN

Lompatan Global Fikes UIN Jakarta: Lima Prodi Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030

MONITOR, Ciputat – Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan reputasi akademik global. Sebanyak lima program studi (prodi) berhasil meraih akreditasi internasional dari ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) dengan status unconditional (tanpa syarat), yang berlaku hingga tahun 2030.

Berdasarkan data resmi Fikes yang dirilis Rabu (22/4/2026), lima prodi tersebut meliputi S1 Farmasi, S1 Kesehatan Masyarakat, S1 Ilmu Keperawatan, Profesi Ners, dan Profesi Apoteker—yang seluruhnya sebelumnya telah mengantongi akreditasi nasional “Unggul”.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Ahmad Tholabi, menegaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk pengakuan internasional atas mutu pendidikan yang diselenggarakan Fikes.

“Ini capaian yang sangat membanggakan. Lima prodi di Fikes berhasil meraih akreditasi internasional ASIIN penuh selama lima tahun hingga 2030. Ini memperkuat posisi UIN Jakarta sebagai penyelenggara pendidikan tinggi kesehatan berstandar global,” ujarnya.

Ia menambahkan, status unconditional menunjukkan bahwa seluruh standar internasional telah dipenuhi secara komprehensif tanpa memerlukan perbaikan lanjutan—sebuah indikator kuat atas kualitas akademik, tata kelola, dan luaran pendidikan.

Senada, Dekan Fikes, Zilhadia, menyebut capaian ini sebagai tonggak penting dalam transformasi global Fikes.

“Alhamdulillah, lima prodi kami meraih akreditasi ASIIN dengan status unconditional. Artinya, kualitasnya diakui secara langsung tanpa catatan perbaikan. Ini menjadi pijakan penting untuk memperluas jejaring internasional dan meningkatkan daya saing lulusan,” ungkapnya.

Sebagai lembaga akreditasi internasional independen berbasis di Jerman, ASIIN dikenal memiliki standar ketat dalam menilai program studi di bidang sains, kesehatan, dan rekayasa. Pengakuan ini tidak hanya menjamin kesetaraan standar akademik global, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi mobilitas lulusan.

Dengan raihan ini, lulusan Fikes UIN Jakarta memperoleh keunggulan kompetitif di tingkat internasional, termasuk peluang transfer kredit lintas negara, kemudahan melanjutkan studi ke luar negeri, serta peningkatan akses di pasar kerja global. Capaian ini sekaligus mempertegas konversi akreditasi nasional “Unggul” ke pengakuan global.

Ke depan, Fikes UIN Jakarta terus memperluas penguatan akademik melalui pengembangan program pascasarjana, seperti Magister Farmasi dan Magister Kesehatan Masyarakat, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan kesehatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.

Recent Posts

Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…

19 menit yang lalu

Pusat PVTPP Perkuat Zona Integritas, Matangkan Langkah Raih Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

MONITOR, Bogor – Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian…

24 menit yang lalu

Frasa ‘Diutus Presiden’ Dipersoalkan, Masady: Bahasa Pejabat Negara Harus Mencerminkan Semangat Konstitusi

MONITOR, Jakarta – Tokoh Muda Aceh Barat Daya, Masady Manggeng, menyoroti penggunaan frasa "diutus oleh…

1 jam yang lalu

Terima Kunjungan BPK Australia, Puan Bicara Soal Pendekatan Adaptif Hadapi Ancaman Siber dalam Tata Kelola Negara

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan delegasi Australian National Audit Office…

10 jam yang lalu

Sidang Perdana Uji Formil UU Polri Digelar, Pemohon Minta MK Nyatakan Pembentukan UU Polri Cacat Formil

MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pendahuluan pengujian formil Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026…

12 jam yang lalu

Metode PM-AAS Dongkrak Produksi Padi Sukabumi, Kementan Percepat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Sukabumi – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperluas penerapan metode Pertanian Modern Advance Agriculture System…

13 jam yang lalu