HUMANIORA

Halal Bihalal Alumni IPB: Pof Rokhmin Tekankan Kebangkitan Umat Berbasis Iman, Ilmu, dan Akhlak

MONITOR, Bogor – Alumni IPB Kota Bogor menggelar Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana hangat dan reflektif sebagai ruang penguatan kesadaran kolektif umat. Kegiatan dilaksanakan di Kota Bogor, Minggu (19/4/2026)

Dalam kesempatan tersebut, Pakar Kemaritiman, salah satu alumni IPB yang menjadi tokoh nasional Prof Rokhmin Dahuri menegaskan pentingnya membangun kembali peran strategis umat Islam melalui integrasi nilai spiritual, keilmuan, dan akhlak.

Mengacu pada QS. Ali Imran ayat 110 tentang konsep khairu ummah, ia menekankan bahwa predikat “umat terbaik” tidak bersifat otomatis, melainkan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi peradaban.

“Predikat khairu ummah bukan sekadar identitas normatif, tetapi amanah yang menuntut pembuktian melalui iman, ilmu, dan amal nyata dalam kehidupan,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan era Presiden Gus Dur dan Megawati itu.

Anggota Komisi IV DPR RI ini juga mengingatkan bahwa tantangan yang dihadapi umat saat ini bersifat multidimensi, mencakup aspek penguasaan ilmu pengetahuan, kemandirian ekonomi, serta penguatan karakter.

“Umat Islam saat ini menghadapi tantangan besar dalam bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, dan moral. Karena itu, kebangkitan umat harus dibangun secara menyeluruh dan tidak parsial,” lanjut Dosen Kehormatan Mokpo National University Korsel itu.

Dalam pemaparannya, Prof Rokhmin menekankan tiga pilar utama kebangkitan umat. Pertama, penguatan iman dan takwa sebagai fondasi spiritual. Kedua, implementasi ajaran Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan. Ketiga, pembangunan akhlak mulia sebagai basis karakter individu dan sosial.

“Penguatan IMTAQ, penerapan Islam secara kaffah, dan pembentukan akhlak mulia adalah fondasi utama untuk membangun umat yang berdaya dan berkemajuan,” tegasnya.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan secara terpadu agar mampu melahirkan umat yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga unggul dalam kapasitas intelektual dan kontribusi nyata di tengah dinamika global.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang refleksi bahwa kebangkitan umat bukan sekadar wacana, melainkan proses yang memerlukan komitmen, konsistensi, dan kolaborasi lintas elemen.

“Jika umat Islam mampu mengintegrasikan iman, ilmu, dan akhlak secara konsisten, maka peran strategis dalam membangun peradaban akan kembali dapat diwujudkan,” pungkas Prof Rokhmin.

Dengan pendekatan yang substantif dan berorientasi pada solusi, Halal Bihalal Alumni IPB Kota Bogor tahun ini menegaskan pentingnya sinergi antara nilai keislaman, keilmuan, dan akhlak dalam membangun peradaban yang berkelanjutan.

Recent Posts

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

8 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

8 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

15 jam yang lalu

Harga BBM Naik, Pemerintah Dinilai PHP Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik langkah Pemerintah yang menaikkan…

20 jam yang lalu

Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Dorong Kontribusi Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus menegaskan posisinya sebagai sektor strategis yang…

23 jam yang lalu

Kemendag Dorong Pelaku Usaha Adaptif Hadapi Peluang Global

MONITOR, Surabaya - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pelaku usaha nasional untuk lebih adaptif dalam menghadapi…

1 hari yang lalu