NASIONAL

Menag: Kerukunan Jadi Prasyarat Utama Pertumbuhan Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya kerukunan dan kondusifitas sebuah bangsa adalah prasyarat utama pertumbuhan ekonomi, termasuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Hal itu disampaikan dalam program Indonesia Business Forum (IBF) di tvOne bertema “Negara dan Masa Depan Ekonomi Syariah”, di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

‎“Kita ciptakan model kerukunan yang sejati di Indonesia ini. Karena tidak ada perekonomian yang bagus yang bisa tumbuh di atas masyarakat yang berkonflik,” ujar Menag.

‎Menurut Menag, stabilitas sosial dan harmoni antarumat beragama menjadi faktor fundamental bagi iklim investasi dan pertumbuhan usaha. Tanpa kondisi masyarakat yang kondusif, sektor ekonomi termasuk keuangan dan industri syariah, akan menghadapi hambatan serius.

‎Dalam konteks tantangan global dan dinamika ekonomi nasional, Menag mengajak masyarakat untuk melihat peluang di tengah kesulitan. Ia menekankan pentingnya sikap adaptif dan kreatif sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai agama.

‎“Bagaimana memanfaatkan situasi seperti ini untuk kita bisa menghitung peluang. Jangan meratapi sebuah persoalan, tetapi kita harus berpikir cerdas di tengah tantangan yang ada,” katanya.

‎Ketua Umum Ikatan Alumni Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) itu juga menyoroti masih rendahnya tingkat literasi keuangan syariah Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain. Meski demikian, ia optimistis tren tersebut akan membaik dalam waktu dekat seiring pertumbuhan populasi dan meningkatnya kapasitas pendidikan tinggi di bidang ekonomi syariah.

‎“Literasi keuangan syariah kita itu masih sangat rendah kalau kita pakai angka-angka global. Tapi dalam tempo singkat ini kita sangat yakin bahwa Indonesia itu akan jauh melejit,” ujarnya.

‎Ia menyebut saat ini terdapat sekitar seribu program studi ekonomi syariah di berbagai perguruan tinggi yang mulai menghasilkan para sarjana. Menurutnya, ketersediaan sumber daya manusia menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah nasional.

‎Selain itu, Menag menekankan pentingnya pemberdayaan pondok pesantren melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan dan sektor industri. Ia mencontohkan kerja sama pesantren dengan Bank Indonesia serta lembaga keuangan syariah untuk memperkuat kapasitas ekonomi dan literasi keuangan di lingkungan pesantren.

‎“Investasi untuk pondok pesantren seperti kerja sama dengan Bank Indonesia dan lembaga-lembaga keuangan syariah, kerja sama dengan sektor industri untuk memberikan penguatan-penguatan wawasan terhadap pondok pesantren,” katanya.

‎Lebih lanjut, Menag menilai pengembangan ekonomi syariah di Indonesia senafas dengan nilai-nilai Pancasila yaitu bauran dari spirit ketuhanan sampai keadilan sosial.

‎“Indahnya Indonesia, kita mengembangkan perekonomian syariah ini betul-betul sangat paralel dengan falsafah negara Pancasila kita,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, dengan fondasi nilai-nilai yang sejalan, pengembangan ekonomi syariah dinilai memiliki peluang lebih besar untuk tumbuh berkelanjutan dan diterima luas oleh masyarakat.

Recent Posts

Prodi K3 Polteknaker Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

1 hari yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

2 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu