Sebanyak 1.980 personel yang terdiri dari Taruna Akmil, AAL, AAU, Akpol, Poltek SSN, serta Kadet Universitas Pertahanan RI, dikirim untuk melaksanakan bakti sosial dan integrasi selama satu bulan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. (dok: Kabidpenum Puspen TNI)
MONITOR, Semarang – Komandan Jenderal Akademi TNI, Letnan Jenderal TNI Sidharta Wisnu Graha, mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, resmi memberangkatkan Satuan Tugas Taruna (Satgastar) Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026 menuju Provinsi Aceh. Seremoni pemberangkatan berlangsung khidmat di Dermaga Samudera II Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026).
Sebanyak 1.980 personel yang terdiri dari Taruna Akmil, AAL, AAU, Akpol, Poltek SSN, serta Kadet Universitas Pertahanan RI, dikirim untuk melaksanakan bakti sosial dan integrasi selama satu bulan di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakannya, Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha menegaskan bahwa Latsitardanus kali ini memiliki misi khusus di bidang kemanusiaan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak pascabencana banjir di Aceh, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan wilayah,” ujar Letjen TNI Sidharta Wisnu Graha.
Beliau menjelaskan bahwa para taruna tidak hanya melakukan perbaikan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek psikologis masyarakat.
“Bhakti Taruna mencakup sasaran fisik seperti pembersihan fasilitas umum, serta sasaran nonfisik meliputi trauma healing, dapur umum ceria, pelayanan kesehatan, hingga edukasi perilaku hidup bersih kepada anak-anak di sana,” tambahnya.
Latsitarda Nusantara XLVI Tahun 2026 merupakan tahapan akhir pendidikan bagi para taruna sebelum nantinya dilantik menjadi Perwira TNI dan Polri oleh Presiden RI pada akhir Juli 2026. Menutup arahannya, Danjen Akademi TNI mengingatkan para peserta untuk menjaga marwah institusi di tanah rencong.
“Laksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan disiplin. Jaga kehormatan diri serta institusi, patuhi kearifan lokal setempat, dan utamakan keselamatan dalam mengimplementasikan semangat integrasi bersama masyarakat,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Tengerang Selatan - Komite Nasional Pengawas Haji (KOMNAS Haji) mendesak Komisi Yudisial (KY) untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Kementerian IMIPAS) mengumumkan seleksi terbuka untuk jabatan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai orkestrator ekosistem pesantren nasional…