SUMATERA

Kasum TNI Tegaskan Peran Berkelanjutan TNI dalam Penanganan Bencana di Sumatra

MONITOR, Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam penanganan bencana alam di wilayah Sumatra tidak bersifat temporer. Selaku Wakil Ketua I Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kasum TNI memastikan bahwa seluruh personel akan terus bersiaga mulai dari fase tanggap darurat hingga tahap pembangunan kembali infrastruktur permanen.

Pernyataan tersebut disampaikan Letjen TNI Richard Tampubolon dalam rapat koordinasi bersama DPR RI yang digelar di ruang Pustaka Loka, Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (18/2). Dalam forum yang membahas perkembangan penanganan banjir dan tanah longsor di Sumatra tersebut, Kasum TNI menjelaskan bahwa peran militer merupakan implementasi nyata dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah daerah menanggulangi dampak bencana alam secara komprehensif.

Dalam keterangannya, Letjen TNI Richard Tampubolon mengungkapkan bahwa keterlibatan TNI mencakup seluruh spektrum penanganan, mulai dari masa transisi darurat ke pemulihan hingga tahap rekonstruksi fisik. “Keterlibatan TNI dalam penanganan bencana ini tidak berhenti saat air surut. Kami berkomitmen untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat dapat segera kembali ke kehidupan normal secara layak,” tegas Kasum TNI di hadapan anggota DPR.

Hingga saat ini, TNI terus mengerahkan kekuatan maksimal melalui personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk mendukung percepatan di lapangan. Dukungan tersebut meliputi evakuasi warga di medan sulit, distribusi bantuan logistik yang terhambat akses, hingga penyediaan pelayanan kesehatan bagi pengungsi. Selain itu, TNI mengoptimalkan peran Satgas Jembatan untuk memperbaiki akses penghubung yang terputus serta Satgas Kuala yang difokuskan pada normalisasi sungai guna mencegah risiko banjir susulan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Kasum TNI menjelaskan bahwa fokus utama saat ini juga mencakup pembangunan hunian sementara (Huntara) dan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Selain pembangunan fisik, prajurit di lapangan juga terlibat aktif dalam pembersihan sisa material bencana, pembukaan akses jalan, serta dukungan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak. Upaya ini dilakukan secara terintegrasi bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Menutup keterangannya, Letjen TNI Richard Tampubolon menekankan bahwa profesionalisme dan responsivitas TNI adalah kunci dalam mempercepat pemulihan wilayah. Sinergi yang kuat antara seluruh elemen bangsa diharapkan mampu memulihkan kondisi psikologis dan kesejahteraan masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan lebih cepat sebagai wujud pengabdian tulus TNI kepada rakyat dan bangsa.

Recent Posts

Nasaruddin Umar Fokus Membantu Presiden sebagai Menteri Agama

MONITOR, Jombang — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas membantu…

1 hari yang lalu

Pasangin Resmi Meluncur, Bangun dan Renovasi Rumah Kini Lebih Praktis dalam Satu Platform

MONITOR, Jakarta — Membangun rumah impian kerap menjadi proses yang kompleks. Mulai dari menentukan desain,…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Kawal Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…

2 hari yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

2 hari yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

2 hari yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

3 hari yang lalu