Kabar Haji

Wajah Indonesia di Arab Saudi, Petugas Haji 2026 Diminta Jaga Integritas

MONITOR, Jakarta – Setiap petugas haji bukan sekadar pelayan jemaah, melainkan representasi resmi negara di Tanah Suci. Oleh karena itu, menjaga sikap, profesionalisme, dan integritas merupakan kewajiban mutlak yang tidak dapat ditawar selama menjalankan tugas di Arab Saudi.

Pesan kuat ini disampaikan oleh Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, dalam pembekalan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 1447 H/2026 M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (12/1/2026).

“Hadirnya negara dalam setiap penyelenggaraan ibadah haji terlihat dari pelayanan terbaik yang diberikan. Anda adalah wajah negara Indonesia di Arab Saudi. Seragam dengan lambang Merah Putih yang Anda kenakan harus dijaga kehormatannya. Jangan sampai membuat malu, tunjukkan bahwa Anda mampu melayani dengan sebaik-baiknya,” tegas Chandra di hadapan para peserta.

Chandra menginstruksikan agar seluruh petugas mengenakan seragam sebagai identitas resmi selama bertugas. Aturan ini sangat ketat; seragam hanya diperkenankan dilepas saat petugas beristirahat di dalam kamar. Di luar itu, identitas sebagai petugas harus melekat sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan.

Lebih lanjut, ia meminta setiap petugas untuk melakukan pemetaan matang terhadap wilayah kerja mereka, baik di Makkah, Madinah, Bandara, maupun sektor lainnya. Kedisiplinan waktu juga menjadi sorotan utama dalam pembekalan tersebut.

“Petugas harus sudah siap di lokasi tugas minimal satu jam sebelum jemaah tiba. Pahami amanah yang diberikan dan jaga kekompakan. Kelancaran tugas ini sangat ditentukan oleh komunikasi dan koordinasi antar-sektor. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” jelasnya.

Chandra menekankan bahwa 221.000 jemaah haji Indonesia yang berangkat tahun ini akan dilayani oleh SDM pilihan yang telah lolos seleksi ketat. Sebagai orang-orang terpilih, petugas dituntut memiliki fleksibilitas tinggi dan siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan operasional di lapangan.

“Petugas tidak boleh memilih layanan maupun lokasi penugasan. Semua harus siap ditempatkan di mana saja,” tambahnya dengan nada tegas.

Aspek integritas juga menjadi perhatian serius, terutama terkait penggunaan media sosial dan perilaku di lapangan. Mengingat aturan ketat di Arab Saudi, petugas diingatkan untuk bijak bermedia sosial dan menghindari pembuatan konten negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi.

Menutup arahannya, Chandra menyentuh sisi kemanusiaan dalam pelayanan. Ia meminta petugas menggunakan bahasa yang lembut dan penuh kesabaran, mengingat jemaah telah menempuh perjalanan jauh dan melelahkan.

“Jika ditegur jemaah dengan kata-kata yang kurang menyenangkan, tetaplah layani dengan ikhlas dan senyuman. Ingatkan dengan cara yang baik bahwa kita semua sedang berada di Tanah Suci,” tuturnya.

Terakhir, ia mengeluarkan peringatan keras mengenai gratifikasi. Petugas dilarang keras meminta atau menerima uang (tip) dalam bentuk apa pun dari jemaah. Bahkan, petugas berkewajiban mengingatkan jemaah agar tidak memberikan imbalan apa pun atas pelayanan yang mereka terima.

“Petugas dilarang menerima tip. Marwah negara ada di tangan Anda, jaga integritas itu hingga tugas berakhir,” pungkasnya.

Recent Posts

Harga BBM Naik, Pemerintah Dinilai PHP Rakyat

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam mengkritik langkah Pemerintah yang menaikkan…

2 jam yang lalu

Industri AMDK Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan dan Dorong Kontribusi Ekonomi Nasional

MONITOR, Jakarta – Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) terus menegaskan posisinya sebagai sektor strategis yang…

5 jam yang lalu

Kemendag Dorong Pelaku Usaha Adaptif Hadapi Peluang Global

MONITOR, Surabaya - Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong pelaku usaha nasional untuk lebih adaptif dalam menghadapi…

17 jam yang lalu

Harlah PMII ke-66: PB IKA PMII Gelar Halalbihalal dan Konsolidasi Kebangsaan di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) akan menggelar…

19 jam yang lalu

IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu…

20 jam yang lalu

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

MONITOR, Bogor — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya transformasi pendekatan pengawasan internal di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)…

20 jam yang lalu