Kabar Haji

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj memusatkan perhatian pada pelayanan bagi sekitar lima persen jemaah haji Indonesia yang masih berada di Madinah. Meski sebagian besar jemaah telah kembali ke Tanah Air, Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pelayanan hingga jemaah terakhir tiba di Indonesia dengan selamat.

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff mengatakan seluruh layanan di Madinah tetap berjalan penuh, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, layanan kesehatan, hingga bimbingan ibadah.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan jemaah yang masih berada di Madinah dapat menuntaskan rangkaian ibadah dengan tenang, nyaman, dan khusyuk sebelum kembali ke Tanah Air. Komitmen pelayanan Kemenhaj tidak berkurang meskipun operasional haji telah memasuki fase akhir,” ujar Maria di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan, petugas Daerah Kerja Madinah juga telah menuntaskan fasilitasi penerbitan Tasreh Raudhah bagi seluruh jemaah yang berhak. Hingga hari ini, sebanyak 165.486 Tasreh Raudhah berhasil diterbitkan, terdiri atas 54.506 tasreh untuk jemaah gelombang pertama dan 110.980 tasreh untuk jemaah gelombang kedua.

Menurut Maria, layanan tersebut menjadi salah satu upaya Kemenhaj agar jemaah dapat melaksanakan ibadah di Raudhah secara tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan otoritas Arab Saudi.

Sementara itu, proses operasional pemulangan juga terus berjalan. Hingga hari ke-71, sebanyak 509 kelompok terbang telah diberangkatkan menuju Indonesia, terdiri atas 267 kloter melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dan 242 kloter melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah. Sebanyak 194.319 jemaah dan 2.011 petugas telah kembali ke Tanah Air.

Di Indonesia, sebagian proses pemulangan masih berlangsung. Debarkasi Banten, Medan, Lombok, Padang, Palembang, dan Aceh telah menyelesaikan seluruh pemulangan jemaah. Sementara Debarkasi Balikpapan, Batam, Banjarmasin, Jakarta Pondok Gede, Bekasi, Kertajati, Solo, Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta masih melayani kepulangan jemaah hingga 1 Juli 2026.

Maria mengajak seluruh jemaah yang telah kembali ke Tanah Air untuk terus menjaga kesehatan selama masa pemulihan serta mempertahankan nilai-nilai kemabruran dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap kemabruran haji tidak berhenti sebagai capaian pribadi, tetapi menjadi kekuatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas. Mari bersama-sama mewujudkan Tri Sukses Haji, yaitu sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban, sehingga nilai-nilai haji dapat terus hidup dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan umat,” tutup Maria.

Recent Posts

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

1 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

4 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

4 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

MONITOR, Palu – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bekerja sama dengan Badan Karantina…

1 hari yang lalu

IPIM Banten Sambut Positif Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden IAMI Petama

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum PW IPIM Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menyambut…

1 hari yang lalu