POLITIK

Prof Rokhmin: Orang Baik Harus Punya ‘Power’ untuk Ubah Nasib Rakyat

MONITOR, Cirebon – Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Prof. Rokhmin Dahuri, menekankan bahwa politik dan organisasi harus menjadi jembatan bagi transformasi kualitas hidup rakyat. Hal tersebut ditegaskannya saat menghadiri silaturahmi bersama jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan Kota Cirebon, Minggu (11/1).

Dalam arahannya, Prof. Rokhmin membedah ulang esensi berorganisasi. Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 ini, organisasi jangan lagi dipandang sebagai beban atau sekadar tempat mencari kesulitan, melainkan harus menjadi laboratorium kepemimpinan.

“Jangan berorganisasi itu cari susah. Saya yakin sampai sekarang PDI Perjuangan adalah partai terbaik di Indonesia. Jadikan ini ruang belajar yang aktif dan inklusif untuk meningkatkan kapasitas diri,” tegas Guru Besar IPB University tersebut.

Prof. Rokhmin melontarkan pesan kuat mengenai pentingnya kader untuk menguasai posisi strategis. Ia menegaskan bahwa niat baik tanpa kekuatan (power) hanya akan menjadi angan-angan tanpa dampak nyata.

“Orang baik itu harus punya power. Jangan hanya mengharumkan nama partai, tapi tidak mengambil peran di kebijakan publik. Kita harus berani bermimpi jadi anggota DPRD, Walikota, pengusaha sukses, hingga ilmuwan hebat melalui rumah besar PDI Perjuangan,” ujarnya yang disambut antusias para kader.

Sebagai akademisi sekaligus politisi, Prof. Rokhmin memandang organisasi yang sehat adalah organisasi yang mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Ia mendorong agar setiap kader memiliki integritas dan kompetensi yang mumpuni agar layak memimpin di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun ekonomi.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan utama partai terletak pada kerja kolektif dan solidaritas yang dibangun melalui silaturahmi.

“Organisasi bukan tempat membandingkan, tapi tempat membangun. Ini adalah tempat di mana orang baik meraih kekuatan, dan tempat mimpi-mimpi rakyat menemukan jalannya,” pungkas Rektor Universitas UMMI Bogor tersebut.

Recent Posts

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

3 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

3 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

13 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

13 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

1 hari yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

1 hari yang lalu