EKONOMI

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar global melalui penerbitan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP), yang diakui serta diterima sebagai syarat pemenuhan standar mutu di negara tujuan ekspor.

“SMKHP sebagai official declaration yang dibutuhkan otoritas negara tujuan bahwa produk perikanan dihasilkan melalui proses rantai produksi yang sesuai dengan standar sanitasi, higiene serta keamanan pangan global sehingga memenuhi ALOP atau apropriate level of protection pangan di negara tersebut dan dengan mudah masuk pasar mereka,” tutur Ishartini Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) di Jakarta, Jumat (8/1).

Contoh baru – baru ini terdapat shipment ekspor 20 kontainer berisi udang beku asal Surabaya yang tadinya tertahan di salah satu pelabuhan Amerika Serikat, akhirnya bisa segera di-release oleh otoritas setempat. Hal ini setelah Unit Pengolahan Ikan/UPI (perusahaan ekspor ikan-red) menunjukkan SMKHP dan kemudian dikonfirmasi oleh Badan Mutu KKP.

“Waktu itu ada shipment kami sebanyak 20 kontainer udang beku yang tertahan di Pelabuhan Chicago Amerika Serikat, lalu FDA kirim email notifikasi kepada kami melalui Customs Broker mengatakan bahwa ada dokumen yang belum lengkap kemudian setelah kami kirimkan SMKHP yang diterbitkan UPT Badan Mutu Surabaya I akhirnya hari itu juga semua kontainer dirilis oleh FDA,” cerita Clorinda, Manajer Ekspor dan Impor PT. Bumi Menara Internusa (BMI) di Surabaya secara terpisah.

Kepala UPT Badan Mutu Surabaya I, Laode saat dikonfirmasi mengamini apa yang disampaikan Clorinda. Menurut Laode total volume ekspor yang terselamatkan saat itu karena SMKHP sebanyak 263 ribu ton dengan nilai Rp. 63.415.544.700 (hampir Rp64 Milyar).

“Saya sudah menerima laporan mengenai kontainer udang beku PT. BMI yang akhirnya bisa masuk pasar Amerika setelah menunjukkan SMKHP. Saat ini mengurus SMKHP bagi eksportir sangat mudah dan bahkan sudah online melalui aplikasi Siap Mutu dan kami ada 46 UPT di seluruh Indonesia, selain itu Siap Mutu juga terkoneksi INSW (Indonesia National Single Window-red),” tutup Ishartini.

Sebelumnya dalam berbagai kesempatan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa pihaknya membentuk Badan Mutu KKP sebagai pelaksana quality assurance body untuk menjamin rantai produksi hulu – hilir menerapkan standar mutu global sehingga menghasilkan produk perikanan Indonesia yang menjadi champion di dunia.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

14 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

19 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

19 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

20 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

20 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

20 jam yang lalu