DAERAH

HKTI Lumajang Dampingi Kades Petahunan Bertemu Sekdis PU SDA Jatim, Mendesak Penanganan Abrasi Kali Asem

MNITOR, Surabaya – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang, Jamaluddin, mendampingi Kepala Desa (Kades) Petahunan, Sumarli, dalam menyampaikan keluhan mendesak terkait abrasi Sungai Kali Asem yang mengancam pemukiman dan lahan pertanian warga Petahunan, Kabupaten Lumajang.

Pertemuan hangat tersebut dilakukan dengan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Provinsi Jawa Timur, Bapak Fauzi, di kantornya Surabaya siang tadi. Kades Sumarli secara langsung memohon agar Dinas PU SDA Jatim dapat segera mengambil tindakan penanganan guna menyelamatkan rumah-rumah dan lahan produktif warga yang setiap hari terus tergerus derasnya aliran sungai.

“Kami menyampaikan langsung kecemasan warga Petahunan kepada Bapak Fauzi. Setiap hari, lahan kami, bahkan pinggiran pemukiman, terus tergerus. Kami memohon agar segera dilakukan langkah Normalisasi atau pemasangan Bronjong untuk menahan abrasi ini,” ujar Sumarli.

Menanggapi keluhan tersebut, Bapak Fauzi selaku Sekdis PU SDA Provinsi Jawa Timur memberikan respons yang sangat positif dan mengapresiasi inisiatif tokoh masyarakat tersebut. Beliau menyatakan akan segera membantu dan berkoordinasi dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SDA Lumajang, Bapak Prabowo, untuk menindaklanjuti permohonan tersebut.

“Kami sangat merespon dan berterima kasih atas penyampaian langsung ini. Kami akan berkoordinasi dengan UPT SDA Lumajang dan berupaya agar penanganan ini dapat diwujudkan. Target kami, Normalisasi akan diupayakan pada tahun 2026, dan jika anggaran mencukupi, pemasangan Bronjong juga akan dioptimalkan pada tahun yang sama,” jelas Fauzi.

DPC HKTI Lumajang sangat mengapresiasi tanggapan cepat dan kesediaan Bapak Fauzi untuk mendengarkan langsung keluh kesah yang dibawa oleh Kades Sumarli demi kebaikan dan keselamatan warga Petahunan.

“HKTI Lumajang mengawal dan mendukung penuh upaya percepatan penanganan abrasi Kali Asem ini. Kami berharap koordinasi antara Dinas PU SDA Jatim dan UPT SDA Lumajang dapat berjalan lancar sehingga realisasi Normalisasi dan Bronjong dapat segera terealisasi sesuai janji, untuk menjamin keamanan dan keberlangsungan pertanian warga,” tutup Jamaluddin.

Recent Posts

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

3 jam yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

17 jam yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

18 jam yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

18 jam yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

20 jam yang lalu

Partai Gelora Soroti Perubahan Data Desil DTSEN

MONITOR, Jakarta — Penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis tunggal penyaluran bantuan…

20 jam yang lalu