POLITIK

PSSI Gelar Photo Exhibition “90’ & BEYOND” di Jakarta

MONITOR, Jakarta – PSSI Photo Exhibition bertajuk “90’ & BEYOND” telah dimulai hari ini, di area publik Mal Sarinah, Jakarta, Minggu (24/8). Gelaran PSSI yang berkolaborasi dengan PSSI Pers, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta dibuka dengan prosesi sambutan dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.

Acara ini merupakan salah satu rangkaian sebelum digelarnya PSSI Awards pada Maret 2026 mendatang dan HUT ke-95 PSSI 2025. 



Photo Exhibition ini terbuka untuk umum dan gratis ini menyajikan berbagai kegiatan. Selain foto Timnas Indonesia karya jurnalis foto dari seluruh Indonesia, diluncurkan juga buku yang berisikan 18 tulisan perjalanan Timnas Indonesia karya 18 jurnalis tulis dari berbagai media.

Sebanyak 69 foto terpilih yang ditampilkan merupakan hasil kurasi oleh dua wartawan senior, Arief Bagus dan Yuniadhi Agung, ditampilkan di dua titik Mal Sarinah. Sesuai tema ‘Dua Tahun Transformasi Timnas Indonesia’, foto yang ditampilkan meliputi berbagai momen Timnas Indonesia, baik putra maupun putri dari berbagai kelompok usia hingga senior dalam dua tahun terakhir.

Berbagai foto momen ikonik ditampilkan seperti selebrasi Marselino Ferdinan setelah mencetak gol ke gawang Arab Saudi pada Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ada juga foto selebrasi Ole Romeny setelah membobol gawang Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Bulan Maret tahun ini.

Sementara tulisan yang ditampilkan berjumlah tiga buah tentang kisah Timnas Indonesia U-23 yang hampir lolos ke Olimpiade 2024, kisah Timnas Indonesia yang untuk pertama kalinya lolos dari fase grup Piala Asia (2023), dan keberhasilan Timnas Indonesia kembali menjadi juara SEA Games (2023) setelah puasa gelar 32 tahun karya dari wartawan IDNTimes, Harian Kompas, dan CNN Indonesia.

“Kegiatan PSSI Photo Exhibition ini adalah bagian dari rangkaian HUT ke-95 PSSI 2025 yang akan berlanjut hingga acara PSSI Award di awal Maret 2026 mendatang. Sejarah sepak bola akan tergambarkan dari foto itu. Bagaimana -proses sebuah sejarah itu akan tergambarkan dan tertangkap dari gambar-gambar teman-teman wartawan. Dengan perkembangan sepak bola di level ini, materinya tentu akan masif,” kata Arya Sinulingga.

“Jadi sebenarnya kalau mau melihat proses sejarah sepakbola, maka lihat lah jepretan dan tulisan wartawan. Kami dari PSSI mengucapkan terima kasih, karena teman-teman merupakan saksi dari perjalanan sejarah sepakbola Indonesia dalam dua tahun ini. Saksi sejarah mendapatkan gambaran dan menulis transformasi sepakbola kita. Dan itu adalah gambaran dan tangkapan gairah sepakbola Indonesia,” ujarnya lagi.

Pada acara PSSI Photo Exhibition ini merupakan kick off secara resmi kegiatan PSSI Awards. Dimana akan diumumkan technical panel, periode penjurian dan tahapan dan lain-lain secara transparan akan diumumkan langsung oleh Ketua Umum PSSI. 

Setelah memberi kata sambutan, Arya Sinulingga diberikan kesempatan untuk memotret para pengunjung yang hadir. Hitung-hitung ia juga ikut merasakan sulitnya menjadi seorang fotografer untuk mendapatkan foto yang ‘berbicara’.

Sementara salah satu kurator foto, Arief Bagus, membagikan proses pemilihan foto untuk ditampilkan di pameran. Ia memastikan bahwa prosesnya dijalankan dengan objektif.

“Metodenya mirip penjurian lomba foto. Kami kurator tidak tahu fotonya itu dalam momen apa, kemudian tidak tahu siapa fotografernya, atau dari media mana. Jadi hanya foto yang ditampilkan ke kami. Foto yang kami pilih harus dipertanggungjawabkan ke publik apakah layak atau tidak. Jadi dipilih dari segi fotografis, yang utama adalah fokus atau tidak fokusnya foto yang dikirim. Proses kurasi ada beberapa tahap, ada yang sekali langsung ketemu, yang lainnya melalui beberapa tahap, misalkan dari 400 dikerucutkan menjadi 150-200. Kami ciutkan lagi menjadi 69 foto yang terpilih masuk pameran dan buku,” ucap Arief Bagus.

Sementara Ketua Pelaksana 90′ & Beyond, Octobryan Purwo Hartanto, menyebut bahwa acara ini merupakan bentuk dukungan jurnalis terhadap Timnas Indonesia melalui karya foto dan tulisan. Jurnalis turut berperan aktif terhadap perkembangan Timnas Indonesia.

“Kami wartawan kalau menonton timnas rasanya ingin bermain juga. Tapi kan tidak mungkin karena bukan atlet. Lalu kami memikirkan bagaimana caranya turut bersama-sama berjuang agar timnas lolos Piala Dunia. Alasan itu akhirnya membuat kami menginisiasi acara pameran foto ‘Dua Tahun Transformasi Timnas Indonesia’. Kami dari PSSI Pers bersama PFI Jakarta yang isinya pewarta foto dan penulis buku, berkolaborasi bersama untuk mengadakan pameran foto timnas indonesia yang pertama kalinya digelar,” tutur Octobryan.

“Acara ini tentu tidak bisa terlaksana tanpa bantuan penuh PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia. Kami merencanakan acara ini sejak lama, kurasi foto, dan tulisan yang tersaji merupakan yang terbaik dari seluruh jurnalis Indonesia. Karena ini merupakan acara kita, baiknya kita rayakan dan dukung Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026,” tambahnya.

Recent Posts

Oktober 2026, Forum Antaragama G20 dan MHM Gelar KTT 2026 di Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Asosiasi Forum Antar Agama G20 (IF20) bersama Majelis Hukama Muslimin (MHM) akan mengadakan…

1 jam yang lalu

Pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta: Lompatan Peradaban Menata Ulang Arah Keilmuan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, meresmikan pembangunan Gedung Fakultas Ushuluddin UIN Syarif…

3 jam yang lalu

Mei, Gerakan Sosial, dan Ancaman Keamanan Nasional

Oleh: Robi SugaraDosen Keamanan Internasional, Prodi HI, FISIP, UIN Jakarta Mei akan selalu menjadi bulan…

6 jam yang lalu

Ikatan Alumni FISIP UIN Jakarta Bela Saiful Mujani: Ini Bukan Makar, tapi Kritik Total

MONITOR, Jakarta - Adriansyah selaku Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

7 jam yang lalu

UU PPRT Diharap Jamin Hak Hingga Tingkatkan Harkat dan Martabat PRT

MONITOR, Jakarta - DPR RI baru saja mengesahkan Undang-undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT).…

21 jam yang lalu

DPR Soroti Kenaikan Harga Minyak Goreng Hingga BBM yang Beratkan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok dampak dinamika…

21 jam yang lalu