NASIONAL

Dharma Wanita Kemenperin Resmikan Taman Asuh Anak ‘Gempita’

MONITOR, Jakarta – Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2025, Kementerian Perindustrian bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenperin meresmikan Taman Asuh Ramah Anak “Gempita” sebagai bagian dari komitmen membangun lingkungan kerja yang inklusif dan ramah keluarga.

Peresmian taman asuh ini menjadi momen penting yang menandai komitmen Kementerian Perindustrian dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih ramah keluarga. Fasilitas taman asuh ini diresmikan oleh Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perindustrian Loemongga Kartasasmita, yang menegaskan pentingnya dukungan terhadap keseimbangan peran keluarga dan pekerjaan, khususnya bagi para pegawai perempuan.

“Saya menyambut baik hadirnya fasilitas Taman Asuh Ramah Anak ini sebagai salah satu wujud nyata komitmen kita bersama dalam mendukung peran orang tua untuk dapat menjalankan tugas dengan tenang, sambil tetap memastikan anak-anak mereka berada dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembangnya. Taman Asuh Ramah Anak ini adalah bagian dari ekosistem kerja yang lebih ramah keluarga, dan saya yakin kehadirannya akan memberikan dampak positif bagi keseimbangan peran ibu sebagai pekerja sekaligus sebagai pendidik utama bagi anak-anak.” Kata Pembina Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perindustrian Loemongga Kartasasmita saat meresmikan Taman Asuh Ramah Anak “Gempita” di Jakarta, Rabu (23/7).

Lebih lanjut, fasilitas ini diberi nama “Gempita”, yang mencerminkan semangat dan suasana ceria yang ingin dihadirkan dalam ruang tumbuh anak-anak pegawai Kemenperin. Dalam kesempatan tersebut, Loemongga Kartasasmita juga menyampaikan harapannya agar taman asuh ini tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi orang tua bekerja, tetapi berfungsi sebagai ruang yang mendukung proses tumbuh kembang anak secara holistik baik dari sisi kenyamanan, keceriaan, maupun pembentukan karakter sejak dini. 

“Semoga Taman Asuh Ramah Anak Gempita dapat menjadi tempat yang tidak hanya memenuhi kebutuhan praktis para orang tua yang bekerja, tetapi juga menjadi ruang tumbuh yang positif bagi anak-anak Kemenperin sebagai generasi penerus bangsa yang kita cintai” ungkap Leomongga.

Pembangunan Taman Asuh Ramah Anak ini juga selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan, yang mendorong instansi untuk menyediakan dukungan fasilitas dan sarana prasarana yang layak di tempat kerja, termasuk tempat penitipan anak.

Taman Asuh Ramah Anak Gempita merupakan langkah konkret Kemenperin dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai, khususnya keluarga muda. Fasilitas ini dikhususkan bagi anak-anak pegawai di lingkungan Kemenperin, dengan kapasitas awal sebanyak 15 anak usia 3–4 tahun, dan tidak dipungut biaya alias gratis.

Melalui kerja sama yang erat antara unsur kedinasan dan DWP Kemenperin, kehadiran taman asuh ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah berkelanjutan untuk menciptakan tempat kerja yang ramah keluarga, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia dari lingkup keluarga.

Recent Posts

Dari Gedung Juang, Semangat UMKM Kabupaten Bekasi Tumbuh dan Berkembang

MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…

6 jam yang lalu

Panen Ikan dan Jagung di Lampung Selatan, Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan Harus Dimulai dari Desa

MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…

18 jam yang lalu

Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…

19 jam yang lalu

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

1 hari yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

2 hari yang lalu