Dittipidter Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin (foto: ist)
MONITOR, Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap lima orang tersangka kasus dugaan penyuntikan tabung gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) di Bogor, Bekasi, dan Tegal memperoleh keuntungan sebesar Rp10.184.000.000.
“Ini bukan kerugian negaranya, tetapi yang kita ekspos adalah total keuntungan dulu. Total keuntungannya sejumlah Rp10.184.000.000,” ucap Direktur Tindak Pidana Tertentu Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigadir Jenderal Polisi Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Koordinator Nasional Pemuda Banten Bersatu (PBB), Teguh Pati Ajidarma mengapresiasi Dittipidter Bareskrim Polri yang mengungkap lima orang tersangka kasus dugaan penyuntikan tabung gas minyak cair (liquefied petroleum gas/LPG) di beberapa daerah.
“Kami dari Pemuda Banten Bersatu (PBB) mengapresiasi tindakan tegas yang dilakukan oleh Dittipider Bareskrim Polri di bawah pimpinan Brigjend Nunung Syaifuddin ini.” ucap Teguh.
Kornas PBB juga menegaskan kasus ini merugikan bagi masyarakat karena berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“LPG ini sangat berhubungan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat maka diungkapnya kasus ini oleh Dittipidter Bareskrim Polri sudah tepat karena memihak terhadap kelangsungan hidup masyarakat.” tegasnya.
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…
MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…
MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…
MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…