BUMN

Jasa Marga Tegaskan Komitmen pada Kesetaraan Gender dan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. kembali menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender serta perlindungan hak perempuan dan anak melalui berbagai inisiatif strategis yang selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya pada poin pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan. Salah satu langkah strategis terbaru adalah layanan Daycare Travoy Kids, sebuah fasilitas yang dirancang untuk mendukung partisipasi karyawan perempuan di lingkungan kerja sekaligus meningkatkan kenyamanan dan engagement karyawan.

Travoy Kids ini juga sejalan dengan program prioritas Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas karyawan, tetapi juga menciptakan ekosistem kerja yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Travoy Kids merupakan program kolaborasi antara Jasa Marga dan komunitas Srikandi Jasa Marga, sebuah wadah pemberdayaan perempuan yang mendukung sesama perempuan untuk terus berkarya dan berprestasi, baik sebagai ibu, istri, maupun pekerja. Program ini menjadi bagian dari inisiatif kesehatan dan kesejahteraan, yang telah dirancang melalui kajian pendahuluan untuk memahami kebutuhan karyawan terkait layanan daycare.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, menyampaikan bahwa keberadaan Travoy Kids merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung keseimbangan antara kehidupan kerja dan keluarga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap karyawan, terutama perempuan, memiliki ruang untuk berkembang tanpa harus mengorbankan peran penting mereka di keluarga. Layanan Travoy Kids menjadi salah satu solusi yang kami hadirkan untuk menunjang produktivitas dan kreativitas mereka,” ujar Lisye.

Saat ini, Jasa Marga menunjukkan kepemimpinan yang kuat dalam memberdayakan perempuan, dengan lebih dari 25% pemimpin di level BOD-1 di Jasa Marga Group adalah perempuan. Bahkan, dua dari enam Direktur Jasa Marga saat ini juga berasal dari kalangan perempuan, yang membuktikan komitmen perusahaan terhadap pemberian kesempatan setara bagi seluruh karyawan untuk berkontribusi.

Lisye menambahkan, bahwa pemberdayaan perempuan di Jasa Marga tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi juga diterjemahkan melalui berbagai program strategis.

“Kami percaya bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam transformasi organisasi. Program seperti Travoy Kids dan keberadaan komunitas Srikandi Jasa Marga menjadi bukti nyata bagaimana kami memberdayakan perempuan di semua lini. Hal ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama pada poin 5, yakni Kesetaraan Gender,” jelas Lisye.

Selain mendukung karyawan perempuan, Jasa Marga juga terus memperkuat budaya perusahaan yang ramah anak dan perempuan melalui berbagai kebijakan progresif. Ini termasuk penyediaan ruang laktasi, pelatihan kepemimpinan khusus perempuan, serta perlindungan hak perempuan dan anak dari segala bentuk diskriminasi atau kekerasan di lingkungan kerja.

Ketua Srikandi Jasa Marga, Oemi Vierta Moerdika, menyampaikan bahwa Travoy Kids adalah tonggak baru dalam upaya perusahaan menciptakan keseimbangan antara karier dan kehidupan keluarga.

“Sebagai bagian dari Srikandi Jasa Marga, kami merasa bangga dapat berkontribusi dalam inisiatif yang tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi karyawan perempuan, tetapi juga berdampak positif bagi keluarga mereka. Ini adalah langkah besar dalam memperkuat ekosistem kerja yang lebih inklusif,” ungkap Oemi.

Melalui berbagai inisiatif ini, Jasa Marga tidak hanya memperkuat posisi sebagai pemimpin industri jalan tol, tetapi juga menjadi teladan dalam mendorong kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan dan anak. Langkah ini mencerminkan nilai-nilai perusahaan yang berlandaskan pada keberlanjutan, keberagaman, dan inovasi.

Recent Posts

Indonesia Tuan Rumah SOM MABIMS ke-50, Menag Ajak Empat Negara Bangun Masyarakat Islam Berkeadaban

MONITOR, Jakarta - Indonesia menjadi tuan rumah Senior Officials Meeting (SOM) ke-50 Menteri Agama Brunei…

8 jam yang lalu

Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo Belum Berizin, Gugun Gumilar Dukung Penegakan Hukum Transparan

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa lembaga Hamalatul Qur’an yang berada di Sukoharjo…

10 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Harus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…

17 jam yang lalu

Mazz Reza Pranata: Pemuda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

1 hari yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

1 hari yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

2 hari yang lalu