HUKUM

Bapas Jakpus Beri Edukasi Para Siswa Bahaya Konten Pornografi

MONITOR, Jakarta – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat laksanakan program Bagoes atau Bapas Jakpus Goes to School di SDN Petojo Utara 05, Jakarta Pusat, Selasa (12/11). Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa-siswi mengenai bahaya konten pornografi dan konsekuensi hukumnya, serta mengedukasi mereka tentang pentingnya menjaga diri di dunia maya.

Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Klien Anak, Risma Melati, menyampaikan kegiatan ini adalah upaya Bapas Jakarta Pusat untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya konten negatif di internet dan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. “Kami berharap melalui edukasi ini mereka tumbuh menjadi generasi yang bijak dalam memanfaatkan teknologi,” harapnya.

Selanjutnya, sosialisasi mengenai “Bahaya Konten Pornografi dan Konsekuensi Hukumnya” disampaikan oleh Siti Prabawati selaku Kasi Bimbingan Klien Dewasa bersama Edwin Hindra dan Dewi Anggraeni selaku Pembimbing Kemasyarakatan. Para siswa kelas 4, 5, dan 6 diajak untuk lebih mengenal konten pornografi dan dampak negatif yang dapat ditimbulkannya. Dalam sesi ini, materi disampaikan melalui presentasi menarik, video edukatif, dan alat peraga yang berhasil menarik perhatian para siswa.

Kepala Sekolah SDN Petojo Utara 05, Purwanti, memberikan apresiasi dan mendukung program seperti ini karena sangat penting bagi anak-anak untuk memahami risiko yang ada di dunia digital. “Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan mereka lebih hati-hati dan tidak mudah terjerumus pada hal-hal yang berbahaya,“ ucapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata eksistensi Bapas Jakarta Pusat sebagai lembaga negara yang menjalankan amanat perlindungan anak sesuai Sistem Peradilan Pidana Anak. Dengan pendekatan menarik dan edukatif, Bapas Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus memberikan penyuluhan hukum yang bermanfaat bagi generasi muda demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan positif bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan pula para siswa lebih waspada terhadap konten berbahaya di internet dan memiliki pengetahuan untuk melindungi diri dari dampak negatifnya.

Recent Posts

DPR Semprot BP BUMN Karena Nasib 1.225 Eks Karyawan Merpati Masih Terkatung-katung

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris geram kepada pihak BP…

6 jam yang lalu

Hadapi Lonjakan Harga Plastik, Puan Dorong Penggunaan Kemasan Alternatif dari Bahan Organik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai lonjakan harga plastik dapat menjadi momentum…

6 jam yang lalu

Waka Komisi X DPR Dorong Sanksi dengan UU TPKS di Kasus FH UI: Jangan Normalisasi Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayanti mendesak pihak Universitas…

6 jam yang lalu

Marak Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan, Legislator Desak Evaluasi Total Tradisi dan Edukasi UU TPKS

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menyoroti kasus dugaan pelecehan seksual di…

6 jam yang lalu

Fitur CCTV Travoy Diakses 3,59 Juta Kali Selama Periode Mudik-Balik Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat tingginya antusiasme pengguna yang mengoptimalisasi fitur…

7 jam yang lalu

Inabuyer B2B2G Expo 2026 Perkuat Peran UMKM dalam Rantai Pasok Program Prioritas Nasional

MONITOR, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan…

8 jam yang lalu