BERITA

Ditjenpas Gelar Pembekalan Teknis Keprotokolan Peserta Lima Puluh

MONITOR, Jakarta – Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) gelar Pembekalan Teknis Protokoler bagi 50 peserta di lingkungan Pemasyarakatan. Bertempat di Hotel Santika Premiere Kota Harapan Indah, Bekasi, kegiatan ini berlangsung mulai Kamis (24/10) hingga Sabtu (26/10). Adapun narasumber pada kegiatan tersebut berasal dari PT Transfortasi Jakarta dan Tim Protokol Presiden.

Kepala Bagian SDM Ditjenpas, Aliandra Harahap, mengucapkan terima kasih kepada para narasumber atas kesediaannya untuk sharing ilmu kepada para peserta. “Suatu kerhormatan bagi insan Pemasyarakatan, khususnya Ditjenpas, karena dari pengalaman dan keahlian para narasumber di bidang keprotokolan ini akan sangat membantu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pegawai di lingkungan Pemasyarakatan, baik yang hadir di ruangan ini maupun yang terhubung secara virtual dari seluruh Indonesia,” ucapnya.

Selanjutnya, para narasumber secara bergantian menyampaikan materi kepada para peserta. Tim Protokol Presiden, Saiful, menyampaikan keprotokolan merupakan aspek fundamental dalam penyelenggaraan pemerintah dan kegiatan resmi lainnya. “Keprotokolan yang baik tentunya akan mencerminkan martabat dan citra positif dari suatu instansi,” jelasnya.

Tim Protokol Presiden lainnya, Baihhaki, menyampaikan dengan pembekalan keprotokolan ini diharapkan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan peserta dalam bidang keprotokolan. “Semoga peserta mampu menjalankan tugas dengan lebih profesional dan efektif,” harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Direksi PT Transfortasi Jakarta, Apri, menyampaikan keprotokolan memiliki peran krusial dalam mendukung tata kelola pemerintah yang baik dan profesional.

“Keprotokolan meliputi serangkaian kegiatan yang berkaitan dengan aturan dalam acara kenegaraan atau resmi, termasuk tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan sebagai bentuk penghormatan sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukan seseorang dalam negara, pemerintah, atau masyarakat,” urainya.

Recent Posts

Kemenag Tegaskan Madrasah Harus Bebas Kekerasan, Dirjen Pendis: Dorong Kurikulum Berbasis Cinta Lewat Matamuda 2026

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Amien Suyitno, menegaskan bahwa madrasah…

2 jam yang lalu

Anak Gunung Krakatau Aktif, Waka Komisi V DPR Ingatkan Pentingnya Keamanan Masyarakat dan Jalur Pelayaran

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

7 jam yang lalu

Siswa Diduga Korban Bullying Ledakkan Bom Rakitan, Legislator Dorong Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Guyub

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Alex Indra Lukman menyoroti aksi seorang pelajar berinisial R…

7 jam yang lalu

Menag Resmi Buka KKN Nusantara VI 2026: Mahasiswa dari 42 PTK Se-Indonesia Bawa Semangat Ekoteologi di Tanah Baduy

MONITOR, Serang - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia, secara resmi membuka…

13 jam yang lalu

Puan Soal Krisis Murid di Sekolah Negeri: Harus Jadi Alarm Tata Ulang Pelayanan Pendidikan Dasar Nasional

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…

1 hari yang lalu

Dorong HKI PVT, Pusat PVTPP Kementan Terus Tingkatkan Inovasi Varietas Unggul

MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…

1 hari yang lalu