HUMANIORA

Ratusan Gen-Z Ikuti Talkshow Buku ‘9 Jam Faham Bahasa Arab Al-Qur’an’ di Expo MTQN

MONITOR, Samarinda – Lebih dari 300 anak muda dari kalangan gen-Z turut serta dalam talkshow buku 9 Jam Faham Bahasa Arab Al-Qur’an yang digelar di Expo MTQ Nasional ke-30, Samarinda, Jumat (13/9/2024). Acara ini mendapat perhatian dari kalangan generasi muda yang tertarik mempelajari bahasa Arab untuk memahami Al-Qur’an dengan lebih mudah dan cepat.

 Adib, penulis buku sekaligus Kepala Kanwil Daerah Khusus Jakarta, menjelaskan pentingnya memahami Al-Qur’an dalam bahasa aslinya. Menurutnya, Al-Qur’an bukan hanya kitab suci, tetapi juga pedoman hidup yang harus dipahami oleh umat Muslim.

“Belajar bahasa Arab itu bukan hal yang sulit. Allah sudah menjanjikan bahwa Dia telah memudahkan Al-Qur’an untuk dipelajari. Pertanyaannya adalah, apakah kita punya kemauan untuk mempelajarinya?” ujar Adib.

Dalam talkshow tersebut, Adib memperkenalkan metode Smart Method Bil-Qalam, yang dirancang untuk membuat proses pembelajaran bahasa Arab menjadi lebih terstruktur dan sistematis.

“Metode ini bertujuan menunjukkan bahwa belajar bahasa Al-Qur’an bisa dilakukan secara sistematis, terukur, dan dapat dicapai dengan waktu yang ditentukan. Ini yang kita sebut sebagai ‘smart’,” jelas Adib.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Erika Chairunissa, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, menyampaikan ketertarikannya terhadap metode baru ini. 

“Menurut saya sangat bagus, apalagi sasarannya anak SMA dan MAN. Materinya menarik, terutama dengan adanya nagham terbaru yang mempermudah belajar bahasa Arab,” ujar Erika.

Sementara itu, Ahmad Sofani Fahmi, siswa MAN 2 Samarinda, merasa talkshow ini mempermudah dirinya dalam memahami kosakata bahasa Arab. 

“Talkshow ini membantu saya memahami cara belajar bahasa Arab dan kosakatanya,” ungkap Fahmi.

Selain talkshow, ada berbagai event pendukung lainnya, seperti pameran kaligrafi internasional, stan produk UMKM, workshop graphic desain, lomba mewarnai, lomba memasak, panggung musik religi, seminar nasional, seminar internasional, dan lainnya.

Sebelumnya, MTQ Nasional ke-30 ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, pada Minggu (8/9/2024) lalu. Event ini diikuti oleh 1.998 peserta dari 35 provinsi yang berkompetisi dalam 8 cabang lomba.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Modernisasi Pertanian Harus Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

MONITOR, CIREBON - Modernisasi pertanian melalui mekanisasi menjadi salah satu kunci meningkatkan produktivitas sekaligus memperbaiki…

21 menit yang lalu

Mazz Reza Pranata: Pemimpin Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Seorang pemimpin tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

15 jam yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

18 jam yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

2 hari yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 hari yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

2 hari yang lalu