PERTANIAN

BPK Sebut Mentan Amran Pemimpin Tegas, Ciptakan Sejarah Baru Perkuat Pangan

MONITOR, Jakarta – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK RI, Haerul Saleh mengapresiasi sikap tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebagai pelopor pembangunan pertanian nasional. Haerul berharap, Mentan Amran dapat menciptakan sejarah baru dalam memenuhi kecukupan pangan bangsa.

“Mudah mudahan dibawah ketegasan Pak Amran, pertanian dapat menciptakan sejarah baru. Karena itu kami menghimbau agar kementan tidak berusaha menghalangi pemeriksaan dan menutup akses dokumen,” ujar Haerul Saleh, Rabu, 17 Januari 2024.

Dalam catatan BPK, Haerul mengungkapkan bahwa kementan telah meraih WTP dalam beberapa kali secara berturut-turut, di mana hasilnya rata-rata mampu memuaskan kepercayaan publik. Dia berharap, capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ke depan bisa lebih ditingkatkan.

“Seingat saya opini kementan sebelumnya WTP. Karena itu semuanya sudah harus sesuai dengan ketentuan,” katanya.

Haerul mengatakan dalam proses pemeriksaan ini nantinya BPK akan melalui prosedur dan ketentuan terutama dalam melahirkan laporan keuangan suatu lembaga atau kementerian. Salah satunya adalah kecukupan pengungkapan yang meliputi verifikasi dan tingkat kepatuhan.

Menurutnya, kecukupan pengungkapan ini nantinya akan melahirkan apakah suatu lembaga patut diberi opini wajar tanpa pengecekan (WTP) atau tidak. Yang pasti, kata Haerul, kegiatan ini akan dilaksanakan pada 15 Januari hingga 31 Mei 2024 mendatang.

“Kegiatan ini merupakan tanda kita melakukan pemeriksaan sesuai dengan undang undang yang ujungnya nanti apakah akan melahirkan opini atau tidak. Harus diingat, untuk merumuskan opini itu harus melalui berbagai tahap, di antaranya kecukupan pengungkapan dan verifikasi,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa kolaborasi dan sinergitas antara kementan dan BPK akan semakin kuat terutama dalam mewujudkan swasembada.

“Daya selalu katakan dalam berbagai pertemuan dengan Presiden bahwa Bapanas (Badan Pangan Nasional) selalu bersama Pak Amran,” katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menutupi atau menghalangi proses pemeriksaan yang dilakukan BPK. Kalau perlu, kata Mentan, pihaknya akan membentuk tim yang akan mengawasi jalanya pembukaan dokumen.

“Saya minta apa yang dikatakan BPK diikuti. Jangan sampai kita dibawah presiden Jokowi tidak wtp. Jangan ada yang ditutupi dan jangan ada yang menghalangi. Apalagi soal aset harus dilaporkan,” jelasnya.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

14 jam yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

23 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

2 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

2 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

2 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

2 hari yang lalu